KABARRAKYAT.news – Kepala BPBD Kota Langsa, Muhammad Yusuf Akbar, mengingatkan kepada seluruh pasukan untuk terus siaga memasuki akhir tahun, karena cuaca tidak menentu dan perlu diwaspasai bersama.
Hal tersebut disampaikan Akbar, saat memimpin apel gelar Pasukan Kesiapsiagaan Siaga Bencana di Taman Krueng Langsa, Selasa, 13 Oktober 2026.
Akbar menegaskan, bahwa memasuki akhir tahun, cuaca tidak menentu dan cuaca ekstrem wajib kita waspadai bersama. Menjelang triwulan akhir tahun, risiko bencana hidrometeorologi di Kota Langsa cukup tinggi.
“Kita sudah mengalami banjir, longsor, dan pergeseran tanah di beberapa titik tahun 2025 lalu. Curah hujan makin tinggi, angin juga kencang,” ujarnya.
Karenanya, kita pastikan seluruh personel siaga. Kita cek kelengkapan personel, sarana, dan peralatan agar semua siap bila sewaktu-waktu bencana terjadi.
Pemerintah Kota Langsa melalui BPBD akan terus bergerak cepat dalam penanganan darurat. Keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama kita,” tegas Yusuf Akbar.
Pada kesempatan itu, Akbar juga meminta kepada seluruh warga Kota Langsa untuk terus menjaga kebersihan selokan serta jangan buang sampah ke Sungai Krueng Langsa
Kemudian, jika hujan lebat terus-menerus, waspada banjir dan segera lapor ke BPBD kalau ada pohon tumbang / banjir di gampong.
“BPBD siaga 24 jam untuk warga karena keselamatan warga prioritas utama,” ungkapnya.
Sementara Kabid Mitigasi BPBD Langsa, Reza Ardiansyah menambahkan bahwa apel siaga ini bukan sekadar seremonial. Namun, ini wujud nyata kesiapsiagaan kita bersama.
Untuk itu, diharapkan seluruh personel dapat berkoordinasi di lapangan agar penanggulangan bencana di Kota Langsa berjalan efektif, efisien, dan terpadu,” pungkasnya.
Apel tersebut dihadiri seluruh personel Tim Reaksi Cepat (TRC), Pusdalops.[]

Komentar