KABARRAKYAT.news — Nomor telepon yang mengatasnamakan Muntasir Age, Panglima Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Peureulak sekaligus Direktur PT ATEM, diduga dicatut oleh orang tidak dikenal (OTK). Masyarakat diminta waspada dan tidak memenuhi permintaan apa pun dari nomor tersebut sebelum memastikan kebenaran identitas pengirim.
Muntasir Age menegaskan bahwa nomor WhatsApp 083164658537 bukan miliknya. Ia meminta masyarakat yang menerima pesan dari nomor tersebut agar tidak mudah percaya, terlebih jika pengirim meminta uang, bantuan, atau sesuatu atas namanya.
“Jika ada nomor ini, 083164658537, yang menghubungi melalui WhatsApp, tolong diblokir. Itu bukan nomor saya dan bukan saya yang menggunakannya. Jadi, jika ada permintaan sesuatu, harap jangan diberikan,” tegas Muntasir Age, Sabtu (10/10/2026).
Ia mengingatkan, pencatutan identitas melalui aplikasi pesan singkat berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk mengelabui masyarakat. Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati ketika menerima pesan yang mencurigakan, terutama apabila mengatasnamakan tokoh masyarakat atau pejabat perusahaan.
Menurutnya, langkah paling aman adalah melakukan konfirmasi langsung melalui nomor komunikasi yang telah dikenal atau dipastikan kebenarannya sebelum menanggapi pesan tersebut.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengirimkan uang, membagikan kode OTP, memberikan data pribadi, maupun mengeklik tautan mencurigakan yang dikirimkan oleh nomor tersebut.
Apabila menemukan pesan yang diduga menggunakan identitas Muntasir Age tanpa izin, masyarakat dapat menyimpan tangkapan layar percakapan sebagai bukti dan melaporkannya kepada pihak berwenang jika terdapat indikasi penipuan.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai pihak yang diduga menggunakan nomor tersebut maupun motif di balik dugaan pencatutan identitas.
Muntasir Age berharap masyarakat tidak menjadi korban dan segera memblokir nomor tersebut apabila menerima komunikasi yang mencurigakan.
Editor: RAHMAD

Komentar