KABARRAKYAT.news — Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan dirinya maupun Pemerintah Kota Langsa.
Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya pihak tidak bertanggung jawab yang menggunakan nama, foto, jabatan, maupun atribut Wali Kota Langsa untuk menghubungi masyarakat melalui telepon dan aplikasi pesan singkat.
Salah satu nomor yang beredar dalam modus tersebut adalah 0821-9562-9589. Jeffry menegaskan nomor itu bukan nomor resmi miliknya.
“Masyarakat saya imbau untuk tidak mudah percaya terhadap pesan, telepon, atau permintaan apa pun yang mengatasnamakan saya maupun Pemerintah Kota Langsa, terlebih jika meminta sejumlah uang, data pribadi, ataupun bentuk bantuan lainnya,” kata Jeffry, Minggu (27/9/2026).
Ia meminta masyarakat tidak langsung merespons setiap komunikasi yang mencatut nama pejabat pemerintah, terutama apabila disertai permintaan transfer uang atau data pribadi.
“Kalau ada pihak yang menghubungi masyarakat mengatasnamakan saya dan kemudian meminta transfer uang, data pribadi atau bantuan dalam bentuk apa pun, jangan langsung ditanggapi. Pastikan terlebih dahulu kebenaran informasi tersebut melalui kanal resmi Pemerintah Kota Langsa,” tegasnya.
Jeffry juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan nomor identitas, informasi rekening, kode OTP, kata sandi, maupun data pribadi lainnya kepada pihak yang belum dapat dipastikan identitas dan kewenangannya.
Menurutnya, kemudahan komunikasi melalui teknologi harus diimbangi dengan kewaspadaan agar masyarakat tidak mudah menjadi sasaran penipuan.
Untuk memastikan kebenaran informasi terkait program, kegiatan, maupun kebijakan pemerintah daerah, masyarakat diminta mengakses kanal komunikasi resmi Pemerintah Kota Langsa, termasuk layanan Halo Pemko dan kanal resmi Pemko Langsa.
“Jangan mudah percaya dan jangan melakukan transaksi atau memberikan data apa pun sebelum memastikan bahwa informasi tersebut benar,” ujarnya.
Jeffry juga meminta masyarakat yang menemukan komunikasi mencurigakan untuk menyimpan bukti percakapan, nomor telepon pengirim atau penelepon, serta melaporkannya kepada pihak berwenang apabila terdapat dugaan tindak penipuan.
“Saya mengajak masyarakat Kota Langsa untuk bersama-sama menjaga diri dan keluarga dari berbagai modus penipuan. Untuk informasi resmi mengenai Pemerintah Kota Langsa, selalu cek melalui kanal resmi Pemko Langsa,” pungkasnya.
Editor: RAHMAD

Komentar