KABARRAKYAT.news – Pemerintah Kota Langsa meluncurkan program nikah gratis, menerima penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), serta menyalurkan santunan kepada 2.028 anak yatim dan piatu dalam peringatan HUT ke-25 Kota Langsa di Lapangan Merdeka, Sabtu (17/10/2026).
Upacara dipimpin Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra dengan mengusung tema “Bangkit dari Bencana, Gerak Cepat Bantu Rakyat Menuju Langsa Juara”.
Penghargaan MURI diberikan atas pembukaan 1.186 Rekening Saku Valas BCA Syariah. Pemko Langsa juga menyerahkan santunan jaminan sosial kepada ahli waris serta bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Dalam amanatnya, Jeffry menegaskan peringatan HUT bukan sekadar seremoni, melainkan momentum memperkuat kebersamaan dan mempercepat pemulihan pascabencana banjir yang melanda Langsa pada akhir November 2025.
Ia menyebutkan, pemerintah daerah terus mengupayakan bantuan bagi masyarakat terdampak, termasuk pengusulan Jaminan Hidup (Jadup) tahap III untuk 23.869 kepala keluarga (KK). Dari jumlah tersebut, sebanyak 19.512 KK disebut telah memasuki proses di Kementerian Keuangan.
Pemko Langsa juga menyiapkan pelatihan keterampilan bagi 210 warga berusia 17–40 tahun dalam lima bidang, yakni bahasa Jepang, bahasa Inggris, barista, operator alat berat, dan servis sepeda motor.
Menurut Jeffry, pembangunan daerah harus mencakup peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta penciptaan peluang kerja bagi generasi muda.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi untuk mewujudkan Langsa yang maju, sejahtera, dan bermartabat.
“Langsa adalah rumah kita bersama, Langsa adalah masa depan kita bersama, dan kemajuan Langsa merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Jeffry.
Peringatan HUT ke-25 tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Editor: RAHMAD

Komentar