KABARRAKYAT – Penggunaan Dana Desa (DD) yang diduga untuk pembangunan saluran air usaha tani sepanjang 100 meter di Desa Alue Itam, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur dikabarkan dikritisi masyarakat setempat.
Kabar yang sempat beredar, Rabu (11/1/2025), warga disana menilai proyek tersebut tak memberikan manfaat, malah jadi menimbulkan masalah baru.
“Pembangunan saluran air malah memperburuk kondisi lahan pertanian dan memicu banjir di pemukiman. Padahal harapan kami saluran air ini dapat membantu meningkatkan hasil tani dan mencegah banjir. Tapi yang terjadi justru sebaliknya, rumah saya kebanjiran setelah saluran ini dibangun,” ungkap warga, yang namanya enggan disebut.
Warga tersebut berharap agar pemerintah khususnya Camat dan Tua peut Gampong Alue itam segera turun tangan untuk melakukan evaluasi.
Selain itu, sambung warga, saya minta agar proyek-proyek Desa ke depan direncanakan dengan melibatkan masyarakat secara langsung agar manfaatnya benar-benar dirasakan.
Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat dana Desa yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat malah menjadi sumber masalah. Warga mendesak langkah cepat dari pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
“Pemerintah diharapkan dapat memberikan pengawasan lebih ketat terhadap pelaksanaan dana desa, memastikan setiap proyek sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan tidak menimbulkan dampak negatif,” tandas warga.

Komentar