KABARRAKYAT, LANGSA – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Langsa mendadak tersendat. Sebanyak 14.667 penerima manfaat terdampak setelah enam dari 28 Satuan Pelayanan Penyedia Gizi (SPPG) menghentikan sementara operasionalnya sejak Senin (8/6/2026).
Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait kelancaran distribusi pendanaan program unggulan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.
Koordinator Wilayah MBG Kota Langsa, Putri Balqis, membenarkan penghentian operasional enam SPPG tersebut. Menurut dia, dapur MBG belum dapat kembali beroperasi karena masih menunggu pencairan saldo Virtual Account (VA).
“Enam dari 28 SPPG berhenti operasional karena menunggu cairnya saldo Virtual Account (VA),” kata Putri Balqis kepada wartawan, Selasa (9/6/2026), seperti dikutip Kabarrakyat.news.
Putri merinci, sebanyak 2.013 penerima manfaat berasal dari SPPG Sungai Lueng, SPPG Alue Pineung 2.406 orang, SPPG Buket Meutuah 2.520 orang, SPPG Matang Seulimeng 2.309 orang, SPPG Paya Bujok Blang Pase 2.789 orang, serta SPPG Daulat sebanyak 2.990 orang.
Akibat penghentian operasional tersebut, pelajar di puluhan sekolah yang selama ini menerima layanan MBG terpaksa tidak lagi mendapatkan makanan bergizi gratis sebagaimana biasanya.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, terhentinya operasional enam dapur MBG diduga berkaitan dengan terputusnya pasokan bahan pangan dari supplier mitra dapur.
Pihak supplier disebut menghentikan pengiriman bahan pangan karena belum menerima pencairan dana dari pihak terkait. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka yang paling merasakan dampaknya adalah ribuan penerima manfaat yang bergantung pada program tersebut setiap harinya.
Adapun enam SPPG yang menghentikan sementara operasional berada di Gampong Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Timur; Gampong Daulat dan Gampong Paya Bujok Blang Pase, Kecamatan Langsa Kota; serta Gampong Buket Meutuah, Gampong Sungai Lueng, dan Gampong Alue Pineung di Kecamatan Langsa Timur.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai kapan saldo Virtual Account akan dicairkan dan operasional enam SPPG tersebut kembali berjalan normal.
Editor: RAHMAD

Komentar