KABAR DAERAH KABAR PARLEMENTARIA
Beranda » Lantik Bupati Singkil, Mualem Minta HGU Perusahaan di Aceh Diukur Ulang

Lantik Bupati Singkil, Mualem Minta HGU Perusahaan di Aceh Diukur Ulang

Lantik Bupati Singkil, Mualem Minta HGU Perusahaan di Aceh Diukur Ulang
Prosesi pelantikan Safriadi dan Hamzah Sulaiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil. Foto : Ahmad Saidi

KABAR RAKYAT – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, meminta agar dilakukan pengukuran ulang terhadap Izin Hak Guna Usaha (HGU) sejumlah perusahaan perkebunan di Aceh.

Menurut Mualem hal itu dilakukan untuk mencegah potensi kerugian negara dan mengetahui perusahaan-perusahaan yang beroperasi secara resmi di Aceh atau memiliki HGU, terutama perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan kelapa sawit.

Meski Divonis Bebas, Status ASN Zulfikar di Pemko Langsa Belum Dipulihkan

“”Saya akan ukur ulang kembali Izin Hak Guna Usaha (HGU) tersebut. Jika ada yang berlebih nanti, kita akan berikan kepada masyarakat, agar masyarakat Aceh ini tidak hanya menonton di kampung sendiri,” ungkapnya, usai melantik Safriadi Manik (Oyon) dan Hamzah Sulaiman sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil periode 2025-2030, di  ruang rapat DPRK setempat, Sabtu, 15 Februari 2025.

Pada bagian lain, Mualem juga menjelaskan kebijakannya terkait penghapusan penggunaan barcode BBM adalah untuk memudahkan masyarakat serta menghindari konflik antara konsumen dengan pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum saat pengisian BBM.

Komisi II DPR Minta Maaf Pilih Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

“Ada beberapa kasus yang saya lihat langsung, masyarakat datang ke SPBU dengan mendorong mobil pick up miliknya ke SPBU karena kehabisan BBM, namun pihak SPBU tidak bersedia mengisi karena pemilik mobil tidak mempunyai barcode. Ini tentu sangat menyusahkan masyarakat dan menghambat kegiatan ekonomi masyarakat kita. Karena itulah saya menghapus penggunaan BBM di seluruh Aceh,” ujar Mualem.

“Sejumlah gubernur di Indonesia juga menyampaikan dukungan terhadap inisiasi saya menghapus penggunaan barcode BBM. Para gubernur juga akan mengikuti kebijakan ini,” imbuh Mualem.

Pada kesempatan tersebut, Mualem juga meminta kepada bupati dan wakil bupati Aceh Singkil yang baru dilantik agar menjaga keharmonisan hubungan eksekutif dan legislatif sehingga memperkuat kinerja pemerintahan dalam membangun Kabupaten Aceh Singkil.

Selain itu ia juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil agar selalu berkomunikasi dengan Pemerintah Aceh.

“Kami, selaku Gubernur Aceh, akan selalu mendukung pembangunan Aceh Singkil untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkap Mualem.

Selain itu, Mualem juga meminta Pemerintah daerah agar selalu melibatkan akademisi dalam merancang kebijakan pembangunan agar program yang dijalankan lebih terukur dan pentingnya keterlibatan sektor swasta guna menciptakan nilai tambah dan menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

“Jaga dukungan dari masyarakat Aceh Singkil, agar setiap program pembangunan yang dijalankan mendapat tempat di hati masyarakat. Jangan lupa untuk selalu meminta dukungan dan doa para ulama di Aceh Singkil, agar seluruh program pembangunan Aceh selalu mendapat ridha Allah,” ucapnya.

Bukan hanya itu, Mualem juga berpesan agar kepemimpinan baru di Aceh Singkil menjaga kepercayaan masyarakat dengan kerja nyata dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

“Selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil yang baru dilantik untuk masa jabatan 2025-2030. Amanah ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat yang harus dijaga dengan baik. Semoga saudara sekalian dapat menjadi pemimpin yang amanah, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas selama lima tahun ke depan,” tuturnya.

Menanggapi pelantikannya, Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Gubernur Aceh. Ia juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Amanah yang kami emban bukanlah tugas yang ringan. Kami sangat membutuhkan dukungan Pak Muzakir Manaf selaku Kepala Pemerintah Aceh. Pada kesempatan ini, kami juga menyampaikan apresiasi atas perjuangan Pak Muzakir Manaf dalam membebaskan lahan untuk dimanfaatkan masyarakat seluas lebih dari 2.015 hektar,” ujar Oyon.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Plt Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Diwarsyah, istri Gubernur Aceh, istri Wakil Gubernur, sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh, Forkopimda dan SKPK setempat, tokoh agama, serta masyarakat Aceh Singkil.

Foto: Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) lantik Safriadi dan Hamzah Sulaiman Sebagai Bupati dan Wakil Bupati Aceh Singkil, Sabtu (15/2). (Ahmad Saidi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement