KABAR DAERAH POLITIK
Beranda » “KABAR BAIK” Mendagri Copot Bupati Aceh Selatan, Imbas Umrah Saat Daerah Dilanda Bencana!

“KABAR BAIK” Mendagri Copot Bupati Aceh Selatan, Imbas Umrah Saat Daerah Dilanda Bencana!

Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS Dan Istri. (Dok Net)

KABAR RAKYAT — Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian resmi menjatuhkan sanksi pemberhentian sementara selama tiga bulan kepada Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, setelah sang bupati nekat berangkat umrah tanpa izin pada 2 Desember 2025. Ironisnya, keberangkatan itu dilakukan saat Aceh Selatan tengah porak-poranda akibat banjir dan longsor.

“Tadi saya sudah tanda tangan dua SK terkait Bupati Aceh Selatan. Salah satunya adalah SK pemberhentian selama tiga bulan,” tegas Tito dalam konferensi pers di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Meninggal Dunia

Sanksi dijatuhkan usai Mirwan diperiksa Inspektorat Jenderal Kemendagri. Untuk sementara, tampuk kepemimpinan daerah diserahkan kepada Wakil Bupati Baital Makadis sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Ditegur Prabowo, Dieksekusi Mendagri

Polisi Selidiki Dugaan Ledakan KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Alami Luka Bakar

Langkah tegas ini tak lepas dari perintah langsung Presiden Prabowo Subianto, yang menyorot keras kepala daerah yang tidak berada di tempat saat warganya dilanda bencana. Dalam rapat percepatan penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Prabowo tanpa basa-basi meminta Mendagri mencopot pejabat yang meninggalkan tugas di situasi genting.

Teguran itu kian menguat setelah publik mengetahui Mirwan sudah berada di Tanah Suci, sementara ribuan warga Aceh Selatan—terutama Kecamatan Trumon—masih bertahan di tenda pengungsian.

Izin Ditolak Gubernur, Bupati Tetap Berangkat

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bahkan mengungkapkan bahwa permohonan izin umrah Mirwan pada 24 November sudah ia tolak. Alasannya jelas: Aceh sedang dilanda bencana hidrometeorologi, dan Aceh Selatan merupakan daerah yang terdampak paling parah. Namun Mirwan tetap berangkat.

Efek Politik Langsung: Dicopot Gerindra

Dampak politik turut bergulir. DPP Partai Gerindra resmi memberhentikan Mirwan dari jabatan Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan. Kepergian Mirwan saat bencana dinilai mencoreng partai dan bertentangan dengan instruksi Presiden Prabowo.

Mirwan Minta Maaf, Akui Gangguan Penanganan Bencana

Setelah menuai kecaman luas, Mirwan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun Instagram @h.mirwan_ms_official dan sebuah video. Dalam pernyataannya, ia meminta maaf kepada Presiden Prabowo, Mendagri Tito, Gubernur Mualem, dan warga Aceh Selatan.

“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan, keresahan, dan kekecewaan banyak pihak,” ujar Mirwan.

Ia mengakui keputusannya pergi saat bencana telah mengganggu penanganan darurat dan stabilitas daerah. Mirwan berjanji memperbaiki kepercayaan publik dan memastikan kejadian serupa tidak terulang.

“Kami berjanji akan terus bekerja bertanggung jawab terhadap Aceh Selatan pasca banjir, memulihkan kepercayaan publik, dan memastikan hal seperti ini tidak terulang,” tutupnya. (Red/Berbagai Sumber)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement