KABARRAKYAT.news – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa bergerak mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menyelimuti wilayah tersebut dengan membagikan masker kepada masyarakat, Kamis (15/10/2026).
Pembagian masker difokuskan pada lingkungan sekolah dan sejumlah pusat keramaian guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap, terutama bagi pelajar dan warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Sejumlah sekolah menjadi sasaran pembagian masker, di antaranya SD Negeri 1, SD Negeri 5, SMP Negeri 1, SMA Negeri 1, dan SMA Negeri 3 Langsa.
Selain sekolah, masker juga dibagikan kepada masyarakat di kawasan Lampu Merah Simpang Pos, Tugu, serta Pusat Pasar Kota Langsa.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa, M. Yusuf Akbar, melalui Kepala Bidang Mitigasi, Peringatan Dini dan Kesiapsiagaan, Reza Ardiansyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah pencegahan untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap.
Menurutnya, perhatian khusus diberikan kepada anak-anak sekolah dan masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan karena berpotensi terpapar asap.
Pemko Langsa juga mengimbau masyarakat menggunakan masker saat berada di luar ruangan, membatasi aktivitas ketika kabut asap menebal, serta menjaga kesehatan dengan memperbanyak konsumsi air putih.
Warga yang mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk berkepanjangan, iritasi mata, maupun sesak napas, diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pembagian masker ini menjadi bagian dari upaya Pemko Langsa meningkatkan kewaspadaan dan perlindungan kesehatan masyarakat di tengah ancaman kabut asap akibat karhutla.
Editor: RAHMAD

Komentar