KABAR RAKYAT -Viral di media social TikTok soal keterlibatan pemilik Showroom Berkah Motor Langsa dalam kasus 15 kilo gram sabu yang turut menyeret 2 tersangka lain. Kabar ini dapat beragam tanggapan dari Netizen.
Salah satu tanggapan datang dari akun Indah Permatasari yang berkomentar kritis menanggapi postingan.
“cara mereka mencuci hasil uang dari sabu..dah bukan rahasia umum lagi itu..buka cafe..kede kopi..kede kelontong..jual beli mobil..tanah..dan kebun sawit..”tulis akun Indah Permatasari, di kolom komentar.
Sementara akun kampret49 mengomentari singkat.
“TPPU”, tulis akun itu,” dikutib Senin (20/1).
Senada, akun TikTok atas nama Helmi juga membalas komentar dengan narasi “pencucian uang”.
Kasus 15 kilo gram narkotika jenis sabu yang menjerat Fauzi, Ismail alias Doles dan Abdullah alias Libanon, kini tengah bergulir di persidangan Pengadilan Negeri Langsa. Diketahui sidang akan berlanjut pada Selasa 21 Januari 2025 dengan agenda Rencana Penuntutan (Rentut) penunutut umum.
Sebelumnya, dalam berkas dakwaan primair Abdullah Ismail alias Doles Bin ismail dengan nomor perkara 162/Pid.Sus/2024/PN Lgs dan nomor pelimpahan B-2380/L.1.13.3/Enz.2/11/2024 di PN Langsa, disebutkan bahwa ada keterlibatan pemilik showroom Berkah Motor Langsa atas nama Fauzi dalam kasus ini.
Mulanya, Ismail yang ditawarkan Abdullah alias Libanon untuk membawa sabu ke Palembang dengan upah Rp.225.000.000. Lalu, Ismail menemui Fauzi di Showroom Berkah Motor milik Fauzi dan mengajak terdakwa untuk mengantar sabu yang awalnya direncanakan menggunakan Mobil Doubel Cabin milik Fauzi.
Kemudian pada Senin 19 Agustus 2024 lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, Ismail memberitahukan Fauzi bahwa ada uang masuk sebesar Rp.9.900.000 ke rekening BCA miliknya (Fauzi) sebagai uang jalan.
Namun pada Selasa 20 Agustus 2024 sekitar Pukul 19.00 WIB, Fauzi memberitahukan kepada Ismail bahwa dirinya batal untuk ikut mengantar narkotika jenis sabu ke Palembang, dengan alasan mobil yang rencananya akan digunakan untuk membawa narkotika tersebut sudah dibeli konsumen.
Bahkan, dalam dakwaan disebutkan bahwa Fauzi sedang fokus dalam bisnis jual beli mobil miliknya.
Sementara sebelumnya, salah satu oknum yang mengaku saudara dari terdakwa Fauzi sempat menghubungi wartawan meminta untuk merevisi judul berita yang berkaitan dengan Showroom Berkah Motor.
“punya saya itu bang Showroom nya. Mohon direvisi bang judulnya,” sebut dia.(RR)


Komentar