KABARRAKYAT, ACEH SINGKIL – Anjloknya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh Singkil memicu reaksi keras. Ketua Tim Pemenangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka wilayah Aceh Singkil, Sarbaini Agam, mengecam kondisi tersebut yang dinilai kian menekan ekonomi petani.
Menurut Sarbaini, penurunan harga sawit saat ini berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang mayoritas menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan.
“Penurunan harga sawit hari ini sangat memberatkan masyarakat. Jangan sampai petani terus menjadi korban,” tegasnya, Selasa 26 Mei 2026.
Sarbaini yang juga menjabat Ketua KPA wilayah Aceh Singkil mendesak pemerintah bersama pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga agar petani kecil tidak terus dirugikan.
Ia mengingatkan, masyarakat Aceh Singkil telah memberikan dukungan besar kepada pasangan Prabowo–Gibran pada Pemilihan Presiden 2024. Karena itu, menurutnya, aspirasi petani sawit harus menjadi perhatian serius pemerintah.
Lebih lanjut, Sarbaini menyatakan dukungan terhadap kebijakan ekspor satu pintu jika bertujuan memperbaiki tata niaga sawit nasional. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak berujung pada kerugian di tingkat petani.
“Kami mendukung kebijakan yang memperkuat tata kelola sawit. Tapi jangan sampai rakyat dirugikan. Petani harus tetap mendapatkan harga yang layak,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta perusahaan pengolahan sawit dapat bersinergi menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kesejahteraan petani tetap terjaga.
“Petani sawit adalah tulang punggung ekonomi Aceh Singkil. Kebijakan apa pun harus berpihak kepada rakyat,” pungkasnya. | ROSTANI, Aceh Singkil


Komentar