SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKLAN
KABAR DAERAH NASIONAL
Beranda » Walikota Langsa Gelar Coffe Morning Bareng Jurnalis

Walikota Langsa Gelar Coffe Morning Bareng Jurnalis

Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra saat Coffe Morning bersama Insan Pers di Pendopo Kota Langsa.
Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra saat Coffe Morning bersama Insan Pers di Pendopo Kota Langsa. Foto : Dokumen Kabar Rakyat.

KABAR RAKYAT – Walikota Langsa, Jeffry Sentana S Putra gelar Coffe Morning bersama Insan Pers yang berlangsung di Pendopo Kota Setempat, Rabu, 4 Juni 2025.

Jeffry dalam pertemuan itu menyampaikan progress kerjanya paska dirinya dilantik. Salah satunya adalah program bagi seragam sekolah gratis kepada 17.000 lebih siswa-siswi sekolah di Kota Langsa.

Kaperwil Mitrapol Aceh Desak Kapolda Tempatkan Polisi di SPBU dan Pelabuhan untuk Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi

“Alhamdulillah, program seragam gratis ini sudah berjalan, Insyaallah dalam waktu dekat ini seragam itu sudah sampai di Langsa dan akan segera dibagikan bagi siswa-siswi di Langsa,” ucapnya dalam pertemuan itu.

Lalu, Jeffry mengatakan ada program lainnya yaitu parkir digital. Program parkir digital ini direncakan akan dibuat dalam bentuk zonasi dan sistem penggunaan atau pembayaran berbentuk Barcode.

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Gembira Medco E&P Malaka di Aceh Timur

Kata Jeffry, program ini memang masih dalam tahapan pembahasan. Menurutnya, dengan adanya program parkir digital ini akan berdampak baik bagi penghasilan PAD Kota Langsa.

“Program ini masih dalam tahap proses dan masih dibahas, insya Allah nanti akan diterapkan jika semuanya sudah selesai,” ujarnya.

Sambungnya, selama ini biaya parkir secara cash itu Rp 1.000 rupiah untuk sekali parkir sepeda motor, namun tetap saja bayar Rp 2.000 rupiah sekali parkir.

“Karena biaya parkir itu Rp 1.000 sekali parkir untuk sepeda motor, kita kasih uang Rp 2.000 ya tidak dibalikan Rp 1.000 rupiahnya, ujung-ujungnya sekali parkir ya Rp 2.000,” jelasnya.

Sehingga, dengan sistem pengunaan Barcode nanti cukup sekali bayar (Isi Saldo) itu akan berlaku selama satu tahun. Misalnya tidak ada karcis parkir (Barcode) juga tetap bisa bayar secara Cash tapi biayanya naik sedikit.

“Kalau misalnya tidak ada kartu atau karcis parkir (Barcode) tidak bawa karcisnya tetap bisa bayar cash. misalnya sepeda motor Rp 1.000 nanti kita naikkan harganya bisa jadi Rp 2.000 untuk bayar Cash,” jelas Jeffry.

Jeffry berharap dengan adanya parkir digital ini selain menaikkan PAD juga akan membantu para Juru Parkir untuk lebih nyaman bekerja.

“Karena salama ini juga Juru Parkir itu harus lari-lari kejar-kejaran untuk ambil uang parkir, jadi dengan digitalisasi ini cukup mereka duduk saja, tinggal scan-scan saja,” pungkasnya.

Selain itu, Jeffry mengatakan akan melebur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi lebih ramping. Diketahui saat ini di Kota Langsa memiliki 37 OPD.

“Tujuan dilakukan perampingan OPD agar jalannya pemerintahan Kota Langsa menjadi lebih efesien,” ujar Jeffry.

Menurutnya, dengan dilakukan perampingan OPD juga akan lebih menghemat Anggaran Pemko Langsa, mengingat APBK Kota Langsa bahkan tidak terlalu besar.

Dengan perampingan OPD, sambungnya, akan lebih menghemat anggaran Kota Langsa, sehingga anggaran lebihnya bisa digunakan untuk program lainnya yang langsung menyentuh masyarakat. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
× Advertisement