KABAR RAKYAT – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman ditegur oleh Wakil Presiden Republik Indonesia saat menutup perusahaan milik mafia pangan. Hal itu disampaikan oleh Amran yang beredar di media sosial.
Amran menyampaikan perihal itu ketika memberikan kata sambutan dalam wisuda di Universitas Hasanuddin pada Kamis 10 April 2025. Walaupun begitu, Amran tidak merinci atau memberitahu secara spesifik siapa Wapres yang menegur Amran. Belakangan ini, akhirnya buka suara terkait perihal itu.
“Perlu saya klarifikasi bahwa yang menegur bukan Wapres saat ini. Dulu teguran tersebut saya anggap sebagai hal yang sangat positif. Justru karena itu membuat saya makin hati-hati dan makin berani berantas mafia pangan,” ujar Amran melansir dari Tempo, Rabu, 11 Juni 2025.
Amran justru mengatakan bahwa Gibran Rakabuming sangat mendukungnya terkait pemberantasan mafia pangan dan korupsi yang saat ini gencar dilakukan oleh Kementerian Pertanian (Kementan).
Amran sendiri sudah menjabat sebagai Menteri Pertanian dalam 3 kali pergantian Presiden dan Wakil Presiden.
Periode pertama dimulai pada 2014 hingga 2019 di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Lalu, dia diangkat kembali ditahun 2023 oleh Presiden Jokowi dengan Ma’ruf Amin sebagai wakilnya.
Kini pria kelahiran 1968 itu kembali memimpin Kementan dimasa kepemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakilnya Gibran Rakabuming. (Red)


Komentar