LANGSA – Stok bahan bakar minyak (BBM) di Kota Langsa dalam kondisi aman, hal itu dikatakan Wali Kota Langsa, Jeffry Sentana S Putra. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan panic buying yang justru berpotensi memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.
Penegasan tersebut disampaikan Jeffry menyusul munculnya kekhawatiran di tengah masyarakat terkait dugaan kelangkaan BBM yang memicu pembelian berlebihan dalam beberapa hari terakhir.
“Kami sudah mengecek langsung ke enam SPBU di Kota Langsa. Ketersediaan BBM, baik Pertalite, Pertamax maupun Biosolar, dipastikan masih mencukupi,” ujar Jeffry.
Ia menjelaskan, di salah satu SPBU bahkan tercatat memiliki stok hingga 48.000 liter BBM. Jumlah tersebut diperkirakan mampu melayani pengisian penuh sekitar 8.000 hingga 10.000 sepeda motor.
Menurutnya, secara keseluruhan pasokan BBM untuk wilayah Aceh bagian timur juga masih dalam kondisi aman.
“Jadi masyarakat tidak perlu panik. Stok BBM untuk wilayah Aceh Dua masih sangat mencukupi,” tegasnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, Stok BBM untuk wilayah tersebut meliputi Pertamax sebanyak 1.340.000 liter, Pertalite 4.360.000 liter, serta Solar mencapai 2.300.000 liter.
Pemerintah Kota Langsa pun mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan yang dapat memperparah antrean di SPBU.
“Kota Langsa tidak mengalami kelangkaan BBM karena stok BBM aman. Belilah seperlunya agar distribusi tetap lancar dan antrean tidak semakin panjang,” kata Jeffry.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap menjaga ketertiban selama Ramadan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Langsa. Selamat menunaikan ibadah puasa,” pungkasnya. (R\KR)


Komentar