SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKLAN
KABAR DAERAH NEWS
Beranda » Harga Material Melonjak, Kepala SDN Pantai Tinjau Tamiang Sebut Anggaran Revitalisasi Tak Lagi Sesuai Kondisi Lapangan

Harga Material Melonjak, Kepala SDN Pantai Tinjau Tamiang Sebut Anggaran Revitalisasi Tak Lagi Sesuai Kondisi Lapangan

Revitalisasi di SDN Pantai Tinjau, Kecamatan, Sekerak, Kebupaten Aceh Tamiang. (Dok TRA/KR)

KABARRAKYAT.news – Melambungnya harga material bangunan di Kabupaten Aceh Tamiang dikeluhkan sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Kenaikan harga dinilai menjadi tantangan dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai perencanaan.

Kepala SD Negeri Pantai Tinjau, Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, Wilyana, S.Pd, mengatakan harga sejumlah bahan bangunan mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan saat penyusunan rencana anggaran proyek.

Kaperwil Mitrapol Aceh Desak Kapolda Tempatkan Polisi di SPBU dan Pelabuhan untuk Cegah Penyalahgunaan Solar Subsidi

“Harga material sekarang sudah sangat tinggi. Semen mencapai Rp75 ribu per sak, pasir sekitar Rp600 ribu per dam, dan kerikil satu truk mencapai Rp1,2 juta. Dengan kondisi seperti ini, perhitungan anggaran yang disusun sebelumnya sudah tidak sesuai lagi dengan harga di lapangan,” kata Wilyanakepada wartawan, Selasa (7/7/2026).

Selain itu, kata dia, harga batu bata kini berkisar Rp1.000 per buah, rangka baja ringan ketebalan 0,75 mm mencapai sekitar Rp175 ribu, spandek sekitar Rp75 ribu per meter, keramik sekitar Rp85 ribu, serta kayu ukuran 2×4 sekitar Rp150 ribu per batang. Harga paku dan cat juga disebut mengalami kenaikan.

Ribuan Warga Meriahkan Jalan Sehat Gembira Medco E&P Malaka di Aceh Timur

Pantauan wartawan di lokasi revitalisasi menunjukkan pekerjaan masih berlangsung. Kenaikan harga material menjadi salah satu persoalan yang dikeluhkan dalam pelaksanaan proyek.

Meski dihadapkan pada lonjakan harga bahan bangunan, Williana menegaskan pihak sekolah tetap berkomitmen mengawal pelaksanaan revitalisasi agar menghasilkan bangunan yang berkualitas.

“Kami tetap berusaha semaksimal mungkin agar hasil revitalisasi sesuai dengan spesifikasi teknis dan standar yang telah ditetapkan Kementerian Pendidikan,” ujarnya.

Program revitalisasi sekolah merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan. Namun, kondisi harga material yang terus meningkat dinilai menjadi tantangan yang perlu mendapat perhatian agar tidak memengaruhi mutu pekerjaan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak konsultan pelaksana maupun instansi terkait mengenai kemungkinan penyesuaian anggaran atau langkah yang akan diambil menyikapi kenaikan harga material bangunan di Aceh Tamiang. (TRA)

Laporan: T Raja Aceh

Editor: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
× Advertisement