KABARRAKYAT.news – Sebanyak 15 pesepak bola muda beserta empat pelatih asal Kabupaten Aceh Timur mengikuti program pelatihan intensif di markas klub Liga 1 Indonesia, PSS Sleman, Yogyakarta, sebagai upaya meningkatkan kualitas pembinaan sepak bola usia muda di daerah itu.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Aceh Timur Syahril SSTP MAP melepas keberangkatan para peserta di Idi Rayeuk, Selasa (7/7/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) PT Medco Energi Internasional Tbk yang dijalankan melalui PT Medco E & P Malaka di wilayah operasional Blok A, Aceh Timur.
Selama tiga pekan, para pemain dan pelatih akan mengikuti pembinaan serta pelatihan yang dipandu tim pelatih PSS Sleman untuk meningkatkan kemampuan teknik, taktik, dan pengembangan karakter sebagai atlet sepak bola.
“Ini merupakan kesempatan emas bagi para pemain muda dan pelatih Aceh Timur untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membuka peluang berkarier di dunia sepak bola profesional,” kata Syahril saat melepas keberangkatan peserta, didampingi Manager Field Relation & Security PT Medco E & P Malaka Hendarsyah.
Senior Manager Communication PT Medco E & P Malaka Leony Lervyn mengatakan perusahaan memandang sepak bola sebagai salah satu sarana pembentukan karakter dan peningkatan prestasi generasi muda.
“Kami bangga dapat melaksanakan program ini untuk ketiga kalinya. Melalui kerja sama dengan PSS Sleman, kami berharap para peserta memperoleh pengalaman dan pembinaan terbaik sehingga mampu berkembang menjadi pesepak bola yang berprestasi,” ujarnya.
Menurut Leony, program kerja sama antara PT Medco E & P Malaka dan PSS Sleman telah berlangsung selama tiga tahun. Sejak dimulai, program tersebut telah melibatkan 53 pemain muda dan 11 pelatih lokal asal Aceh Timur yang mengikuti pelatihan langsung di Sleman.
Melalui program itu, MedcoEnergi berharap dapat berkontribusi terhadap pengembangan sumber daya manusia sekaligus mendukung kemajuan olahraga, khususnya sepak bola, di Kabupaten Aceh Timur.

Komentar