KABARRAKAYT.news – Aktivitas galian C di kawasan Buket Suling, Kampung Rantau Pauh dan Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, kembali menjadi sorotan. Operasional tambang tersebut diduga menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk mengoperasikan alat berat jenis ekskavator.
Pantauan di lokasi pada Jumat (17/7/2026), aktivitas penambangan masih berlangsung dengan menggunakan alat berat. Di sekitar lokasi juga terlihat sejumlah jerigen yang diduga digunakan sebagai wadah pengangkutan BBM. Luas area galian diperkirakan mencapai sekitar 3,18 hektare.
Saat dikonfirmasi, mandor lapangan yang akrab disapa Embah membantah tudingan penggunaan solar bersubsidi.
“Itu bukan BBM subsidi, itu BBM industri. Galian C itu milik anggota dewan Aceh Tamiang,” ujarnya.
Menanggapi keberadaan jerigen di lokasi, Embah mengatakan wadah tersebut dibawa dari gudang.
“Kami bawa dari gudang. Masa kami bawa tangki saat isi minyak,” katanya.
Namun, saat kembali ditanya mengenai dugaan penggunaan BBM bersubsidi, Embah justru merespons dengan kalimat bernada menantang.
“Kalau saya pakai BBM subsidi, memangnya kenapa?” ujarnya.
Percakapan kemudian berlanjut ketika wartawan mengajak bertemu untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Alih-alih memenuhi ajakan tersebut, Embah justru melontarkan pernyataan, “Kirim saja rekening, biar saya transfer Rp100 ribu.”
Ucapan tersebut dinilai tidak mencerminkan sikap kooperatif terhadap upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan sebagai bagian dari pemenuhan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Di sisi lain, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi untuk kegiatan usaha menjadi perhatian publik mengingat pasokan solar subsidi di sejumlah wilayah masih kerap mengalami kelangkaan, bahkan beberapa SPBU dilaporkan sempat kehabisan stok.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemilik usaha galian C maupun instansi terkait, seperti Dinas ESDM, kepolisian, dan Pertamina, mengenai dugaan penggunaan BBM bersubsidi dalam operasional tambang tersebut.
Laporan: RAHMAD


Komentar