KABAR RAKYAT – Dalam rangka menciptakan kondisi untuk mengantisipasi masuknya tahanan yang melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Kutacane ke wilayah Aceh Singkil, jajaran Polres Aceh Singkil melakukan razia.
Razia ini dilakukan disejumlah titik strategis, termasuk perbatasan dan jalur utama yang menghubungkan Aceh Singkil dengan Kota Subulussalam yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Aceh Singkil AKP Didik Suratno.
Kapolres Aceh Singkil, AKBP Suprihatiyanto, kepada Kabar Rakyat Selasa (11/3), mengatakan bahwa razia ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh Singkil.
“Kami telah meningkatkan pengawasan di jalur-jalur perbatasan antara Kecamatan Suro dan Kota Subulussalam serta melakukan pemeriksaan kendaraan dan identitas penumpang guna mencegah masuknya pelaku pelarian ke wilayah hukum kami,” katanya.
Dalam razia ini kata Suprihatiyanto, personel kepolisian dikerahkan untuk melakukan pemeriksaan ketat terhadap kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas. Selain itu, petugas juga meningkatkan patroli di daerah yang dianggap rawan sebagai jalur pelarian.
Dalam kegiatan ini pihak kepolisian tidak menemukan hal-hal yang mencurigai, dimana Razia Ciptakan Kondisi ini dimulai dari pukul 22.30 Wib hingga 00.00 Wib.
“Kami juga telah berkoordinasi dengan Polres sekitar serta instansi terkait untuk mempersempit ruang gerak para tahanan yang melarikan diri,” tambahnya.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan orang yang mencurigakan.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan daerah kita. Jika melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” tutupnya.


Komentar