KABAR RAKYAT -Pemerintah Republik Indonesia (RI) secara resmi memulai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hari ini Senin (6/1/2025). MBG dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses gizi yang lebih baik. Peluncuran tahap pertama dilakukan di 190 titik layanan yang tersebar di 26 provinsi, termasuk Provinsi Aceh.
Informasi sementara yang diperoleh, program prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlaksana di Aceh di uji coba di 6 daerah, yakni Kota Banda Aceh, Aceh Timur, Aceh Barat, Aceh Tamiang, Aceh Tenggara, dan Aceh Tengah. Dimana tahap uji coba tersebut akan berlangsung hingga Jumat 10 Januari 2025.
Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, memastikan pihaknya siap menjalankan program MBG yang merupakan bagian dari janji kampanye Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu 2024 lalu.
“Kita di seluruh Aceh mendukung pelaksanaan program makan bergizi ini sebagai salah satu upaya memperbaiki gizi anak-anak,” ujar Safrizal, saat meninjau peluncuran program MBG di Banda Aceh, Senin (6/1).
Di Banda Aceh sendiri sebanyak 13 sekolah baru melakukan uji coba Makan Bergizi Gratis ini. Selain itu, program MBG juga menyasar ibu hamil, menyusui, dan balita di Desa Doi dan Lambhuk.
“Total ada 3.478 porsi makanan bergizi yang disediakan. Program ini akan terus berkembang secara bertahap hingga menyasar semuanya,” kata Pj Walikota Banda Aceh Almuniza Kamal.
Menurut Safrizal, untuk tahap awal program MBG di Aceh menyasar anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Proses penyajian makanan dipantau secara ketat untuk memastikan tidak ada kendala teknis maupun logistik,” ujarnya.
Produksi makanan itu disajikan oleh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang ditunjuk oleh pemerintah. Ke depan, kata Safrizal, tak menutup kemungkinan akan bertambah dapur-dapur baru, termasuk dengan pelaku UMKM.

Komentar