KABAR DUNIA
Beranda » Iran Tegas Tolak Permintaan AS Terkait Kesepakatan Nuklir

Iran Tegas Tolak Permintaan AS Terkait Kesepakatan Nuklir

Iran tangkap lima orang agen mata-mata Israel yang berperan memberikan informasi negative soal Iran dimedia sosial.
Bendera Iran. Foto : AP/Florian Schroetter.

KABAR RAKYAT – Pemerintah Iran tegaskan tidak akan menghentikan program pengadaan Uranium sebagai syarat untuk mencapai kesepakatan nuklir baru dengan Amerikat Serikat.

Pernyataan tegas itu disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghael dalam konferensi pers di Teheran Senin, 26 Mei 2025.

Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Kejar Jalan Keluar Setelah Iran Beri Sinyal Positif

“Iran tidak akan pernah menerima hal itu,” tegas Esmail seperti dikutip dari CNBCIndonesia, Selasa, 27 Mei 2025.

Selain menolak skema pembekuan, Esmail juga menepis kemungkinan tercapainya kesepakatan nuklir sementara atau Interim Deal dengan Washington.

1.900 Kapal Dilaporkan Masih Tertahan di Selat Hormuz

Bahkan Esmail mengatakan laporan media yang menyebutkan bahwa Iran dan AS sedang mempertimbangkan perjanjian sementara adalah hal yang “tidak berdasar”.

Lalu, Esmail mengatakan hingga kini belum ada jadwal yang telah ditetapkan untuk putaran keenam terkait negoisasi antara Teheran dan Washington. “Kita masih menunggu detail lebih lanjut dari mediator Oman mengenai waktu dan tempat,” ujarnya.

Pihaknya akan bersikap optimis dengan itikad baik pihak Amerika Serikat, namun jika pembicaraan tersebut hanya sebatas untuk membatasi hak-hak Iran, maka tidak akan ada yang Namanya perundingan sama sekali.

Diketahui, negoisasi ini merupakan sebuah perjalanan Panjang dan bagian dari upaya yang telah berlangsung selama puluhan tahun untuk menyelesaikan perselisihan panjang mengenai ambisi nuklir.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat ini sedang berupaya menekan Iran agar mengurangi kapasitas potensialnya dalam memproduksi senjata nuklir yang menurut Gedung Putih bisa memicu perlombaan senjata dikawasan dan mengancam keamanan sekutu seperti Israel.

Namun dengan tegas Iran menyampaikan nuklirnya murni untuk tujuan damai dan sipil seperti pembangkit listrik dan riset medis. Teheran juga ingin segera mendapatkan pencabutan sanksi ekonomi yang selama ini menghantam sektor perminyakan dan keuangan mereka secara berat. (rzk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement