KABAR DAERAH
Beranda » Ketua DPC PPWI Soroti Dugaan SPBU Pelalawan Jual BBM Subsidi ke Mafia

Ketua DPC PPWI Soroti Dugaan SPBU Pelalawan Jual BBM Subsidi ke Mafia

Ketua DPC PPWI Soroti Dugaan SPBU Pelalawan Jual BBM Subsidi ke Mafia
Ketua Dewan Pimpinan Cabang - Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Pelalawan, Amiruddin Yusuf. (Dok KR)

KABARRAKYAT – Ketua Dewan Pimpinan Cabang – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Pelalawan, Amiruddin Yusuf, menyoroti aktifitas SPBU No. 14.2836109 di jalan Lintas Timur Pangkalan Kerinci.

Pasalnya SPBU Pelalawan diduga kuat melakukan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ke Mafia.

Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Meninggal Dunia

“masyarakat Pelalawan sangat resah atas ulah SPBU itu. Apalagi letak SPBU tidak jauh dari Mapolres Pelalawan, namun aksi dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi nampaknya berjalan aman-aman saja tanpa hambatan. SPBU itu luar biasa nakal,”tegas Amiruddin, Jum’at (17/1).

Amiruddin menyampaikan, bahwa selama ini sering muncul pemberitaan soal dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti pengisian ratusan jerigen, atau pengisian baby tank yang diangkut menggunakan mobil colt diesel atau mobil pick up di SPBU Pelalawan.

Polisi Selidiki Dugaan Ledakan KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Alami Luka Bakar

SPBU Pelalawan Diduga Jual BBM Subsidi ke Mafia


Mobil Dump truk diduga sedang mengisi BBM Subsidi di SPBU Pelalawan. (Dok KK)

Bahkan, sambung Amir, sejak Januari 2025 hingga pertengahan bulan, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi oleh para mafia BBM di SPBU itu sudah beberapa kali terjadi, seperti yang sudah viral di media massa.

“Ironisnya, mafia BBM bersubsidi itu datang dari Pekanbaru dan beraksi di SPBU wilayah Kabupaten Pelalawan. Sehingga kuota BBM subsidi untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Pelalawan tentunya berkurang karena disalahgunakan oleh para mafia,”ungkapnya.

Amiruddin mengaku bingung melihat dugaan perbuatan melawan hukum oleh Stasiun pengisian bahan bakar Pelalawan lantaran tak pernah tersentuh hukum.

“padahal jarak antara kantor Polres Pelalawan dengan SPBU tersebut tidak begitu jauh,” jelasnya.

SPBU Pelalawan Diduga Jual BBM Subsidi ke Mafia

Baby tank modifikasi berisi ribuan liter BBM Subsidi yang diisi di SPBU Pelalawan. (Dok KK)

Sebelumnya, Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak bersubsidi itu terungkap ketika satu unit Dump truk dan dua unit mobil Pick up bermuatan baby tank modifikasi berisi ribuan liter itu kepergok wartawan saat tengah melakukan pengisian BBM, Rabu (15/1) kemarin, sekira pukul 23:25 WIB.

Junius, saksi mata yang melihata langsung proses dugaan penjualan BBM bersubsidi di SPBU Pelalawan mengatakan pengisian ribuan liter BBM bersubsidi jenis solar di SPBU tersebut sudah yang kesekian kalinya terjadi.

“Aksi dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi tersebut tidak pernah tersentuh hukum. Ada keanehan dengan nomor polisi dan nomor seri dua unit mobil Pick Up yang dipergunakan melangsir BBM solar. Nomor plat maupun nomor seri kedua Pick up itu sama,” ujarnya heran.

Dua unit Pick up L300 warna hitam nomor plat polisi BM BBM 8803 GB dan mobil Dump Truk Mitsubshi warna kuning BM D8995 FB.

“Sedangkan nomor plat Dump Truk tersebut saya curiga bukan yang asli,” sebutnya lagi.

Junius mengungkapkan, bahwa oknum yang disinyalir mengkordinir praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi itu bernama Aditya, yang diketahui salah satu anggota organisasi kepemudaan dari Pekan Baru.

Terbongkarnya oknum bernama Aditya setelah terjadi insiden “perang mulut” via telepon, antara Aditya dengan wartawan.

“malam itu Aditya menjumpai sejumlah awak media di lokasi,” beber Junius, belum lama ini. (Sona)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement