KABAR RAKYAT -Kapolres Aceh Barat AKBP Andi Kirana melalui Kasat Polairud, Iptu Suherman, menyatakan pencarian nelayan hilang di perairan Meulaboh dihentikan meskipun area pencarian telah diperluas hingga perairan Kabupaten Aceh Jaya.
Upaya perluasan pencarian secara intensif belum membuahkan hasil. Korban tetap belum ditemukan.
“Berdasarkan evaluasi Tim SAR Gabungan dan kesepakatan dengan keluarga korban, pencarian resmi dihentikan sementara,” ujar Iptu Suherman, dilansir Senin (6/1/2025).
Proses pencarian melibatkan petugas gabungan, termasuk BPBD, SAR Meulaboh, TNI AD dan AL, serta Polri, yang dibantu oleh masyarakat nelayan. Walau pencarian dihentikan namun preses pemantauan akan dilakukan selama tiga hari ke depan.
Sebelumnya, M. Sofyan, nelayan Kapal Motor (KM) Bujang asal Ulee Madon, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara, dilaporkan hilang saat melaut. Petugas gabungan juga sempat menyisir hingga 5 mil dari daratan,
di koordinat N 040452 E 09542137 dari lokasi jatuh, tetapi korban belum berhasil ditemukan.
Penyisiran ke lokasi hilangnya korban juga dilakukan dengan menggunakan kapal RIB Basarnas Meulaboh.
Korban dilaporkan terjatuh dari boat dan hilang saat melaut di perairan Meulaboh, Aceh Barat. Sofyan dilaporkan hilang pada pukul 01.00 WIB dini hari Selasa, 31 Desember 2024 lalu. Saat kejadian, korban bersama Kapten Kapal KM Bujang, Hendra serta Anak Buah Kapal (ABK) lainnya M Zain sedang beristirahat. Tidak lama kemudian korban sudah tidak ada lagi di dalam boat.

Komentar