KABAR DAERAH KABAR DUNIA NASIONAL
Beranda » Respon PBB Soal Pengungsi Rohingya Terdampar di Peureulak Barat, Aceh Timur

Respon PBB Soal Pengungsi Rohingya Terdampar di Peureulak Barat, Aceh Timur

Respon PBB Soal Pengungsi Rohingya Terdampar di Peureulak Barat,
Ratusan warga Rohingya terdampar di pesisir Aceh Timur. Foto: (Doc.KR)

KABAR RAKYAT -Pejabat dari Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR), Faisal Rahman, menyatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan otoritas local merespon ratusan imigran etsnis Rohingya yang terdampar di pesisir Aceh Timur, tepatnya di Kuala Seumilang Gampong Alue Bu Jalan Baroh, Kecamatan Peureulak Barat sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (5/1/2025) kemarin.

“Tim kami menuju Peureulak Barat pada Senin kemarin untuk memberikan bantuan dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” ujar Rahman, Selasa (7/2).

Mantan Gubernur Aceh Dr Zaini Abdullah Meninggal Dunia

Diketahui, antara Oktober dan November tahun lalu, lebih dari 500 Rohingya tiba di Indonesia melalui jalur laut. Jumlah ini terus meningkat, mencerminkan situasi darurat yang dihadapi oleh populasi yang tidak memiliki kewarganegaraan ini.

Adapun hampir 1 juta Rohingya tinggal di kamp-kamp pengungsi di Bangladesh, yang oleh Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi, Filippo Grandi, disebut sebagai “kamp pengungsi kemanusiaan terbesar di dunia.”

Polisi Selidiki Dugaan Ledakan KMP Aceh Hebat 2, 15 Orang Alami Luka Bakar

Di Myanmar, yang mayoritas penduduknya beragama Buddha, Rohingya dianggap sebagai pendatang asing dari Asia Selatan, sehingga mereka tidak diberikan kewarganegaraan dan sering menjadi korban penganiayaan.

Menurut data UNHCR, sejak 2023, lebih dari 2.000 Rohingya telah tiba di Indonesia. Angka ini melebihi jumlah kedatangan selama empat tahun sebelumnya secara keseluruhan, menunjukkan peningkatan signifikan dalam arus pengungsi ke wilayah ini.

PBB dan berbagai organisasi kemanusiaan terus mendesak solusi diplomatik yang lebih kuat untuk mengakhiri penderitaan yang dialami oleh komunitas Rohingya.

“Kami berharap komunitas internasional dapat memberikan perhatian lebih untuk mengatasi akar permasalahan yang membuat mereka terusir dari tanah air mereka,” tambah Rahman.

Sebelumnya, data sementara diperoleh, diketahui ada 246 Imigran etsnis Rohingya terdampar pesisir Aceh Timur Minggu (5/1/2025) kemarin, teridiri dari 117 orang laki-laki dan 147 perempuan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement