KABARRAKYAT.news – Progres revitalisasi SD Negeri Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, telah mencapai sekitar 65 persen. Meski pekerjaan konstruksi masih berlangsung, proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi 123 siswa di sekolah tersebut dipastikan tetap berjalan normal.
Kepala SD Negeri Kampung Durian, Farida Ginting, S.Pd.SD, mengatakan pelaksanaan revitalisasi tetap mengacu pada Rencana Anggaran Biaya (RAB), meskipun harga sejumlah material bangunan mengalami kenaikan dibandingkan saat penyusunan anggaran.
“Harga beberapa bahan bangunan memang mengalami kenaikan cukup signifikan. Namun pelaksanaan pekerjaan tetap mengacu pada RAB yang telah ditetapkan,” ujar Farida kepada Kabarrakyat.news, Rabu (22/7/2026).
Farida menjelaskan, pihak sekolah telah mengatur penggunaan ruang belajar agar proses KBM tidak terganggu. Seluruh siswa mulai dari kelas I hingga kelas VI tetap mengikuti pembelajaran pada pagi hari tanpa harus menerapkan sistem sif.
Proyek revitalisasi dengan nilai anggaran Rp1.328.413.708 itu meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), satu ruang perpustakaan, satu ruang administrasi, empat rumah dinas guru, satu unit toilet, lima paket mobiler, serta penataan lingkungan sekolah. Secara keseluruhan terdapat 19 item pekerjaan dalam proyek tersebut.
Menurut Farida, program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan mutu sarana dan prasarana pendidikan, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi peserta didik. (Raja)
Editor: Wahyudi


Komentar