SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKLAN
KABAR DUNIA
Beranda » Serangan Israel Tewaskan Pejabat Tinggi Intelijen Iran

Serangan Israel Tewaskan Pejabat Tinggi Intelijen Iran

Serangan Israel Tewaskan Pejabat Tinggi Intelijen Iran
Serangan Israel menargetkan Kementerian Pertahanan Iran (AP News)

KABAR RAKYAT – Ketegangan antara Iran dan Israel kembali meningkat tajam. Kali ini, serangan udara Israel pada Minggu (15/6/2025)  dikabarkan menewaskan tiga pejabat tinggi intelijen Iran dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Serangan ini menandai eskalasi terbaru dalam konflik yang kian membara antara kedua negara.

Dalam pernyataan resmi mereka, IRGC menyebutkan bahwa tiga komandan yang gugur adalah Kepala Organisasi Intelijen IRGC Jenderal Mohammad Kazemi, Wakil Kepala Intelijen IRGC Jenderal Hassan Mohaqeq, dan Perwira Intelijen Senior IRGC Jenderal Mohsen Bagheri.

Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Kejar Jalan Keluar Setelah Iran Beri Sinyal Positif

Ketiganya dikenal sebagai tokoh kunci dalam sistem keamanan dalam negeri Iran, terutama dalam pengawasan strategis terhadap operasi militer dan intelijen eksternal.

Serangan Israel Picu Gelombang Balasan

Serangan udara terbaru ini merupakan kelanjutan dari serangan besar-besaran Israel yang dimulai pada Jumat (13/6/2025), yang menargetkan fasilitas militer dan nuklir di berbagai wilayah Iran.

1.900 Kapal Dilaporkan Masih Tertahan di Selat Hormuz

Aksi tersebut memicu respons keras dari Teheran, yang segera melancarkan serangan rudal balasan ke wilayah Israel. Dampaknya, kedua negara kini terjebak dalam lingkaran kekerasan saling balas yang mengkhawatirkan dunia internasional.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Melansir dari Anadolu Agency, serangan balasan Iran menyebabkan sedikitnya 13 warga Israel tewas dan lebih dari 370 lainnya luka-luka.

Di sisi lain, data dari Kementerian Kesehatan Iran menunjukkan bahwa sejak Israel memulai serangan ke wilayah Iran, sebanyak 128 orang dilaporkan tewas dan sekitar 900 lainnya terluka.

Tewasnya pejabat intelijen senior, seperti Jenderal Kazemi dipandang sebagai kerugian strategis besar bagi Iran, sekaligus sinyal bahwa Israel menargetkan struktur komando inti militer negeri itu.

Serangan yang menewaskan tiga komandan intelijen Iran menunjukkan bahwa konflik Iran-Israel telah memasuki babak baru yang lebih berbahaya. 

Sumber: Beritasatu

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
× Advertisement