KABAR DAERAH PERISTIWA
Beranda » Temuan Mayat di Kebun Sawit Gegerkan Warga Subulussalam

Temuan Mayat di Kebun Sawit Gegerkan Warga Subulussalam

Temuan Mayat di Kebun Sawit Gegerkan Warga Subulussalam
Tim Inafis Polres Subulussalam saat mengevakuasi jasad Murdadi yang diduga korban penganiayaan. Foto: Polres Subulussalam.

KABAR RAKYAT– Warga Desa Panglima Saman, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di Kebun Sawit milik warga setempat dalam keadaan terikat, luka sayatan dan penuh luka lebam pada tubuh korban.

Penemuan mayat itu terjadi pada hari Kamis 13 Februari 2025, sekitar pukul 11.40 WIB.

Meski Divonis Bebas, Status ASN Zulfikar di Pemko Langsa Belum Dipulihkan

“Iya benar, pada Kamis kemarin warga Kecamatan Rundeng menemukan mayat pria di kebun sawit. Mayat itu diketahui bernama Murdadi (30), warga Desa Sibungke, Kecamatan Rundeng, Kota Subulussalam,” kata Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadi Setiawan, Jumat (14/2).

Menurut Yhogi Hadisetiawan, korban sempat dicari oleh tiga saudaranya yaitu Aris Syahputra, Ahmadi dan Rahim di kebun korban pada Rabu, 12 Februari 2025 lalu.

Komisi II DPR Minta Maaf Pilih Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Namun hasil pencarian tersebut tidak membuahkan hasil. Tiga saudaranya hanya menemukan kandang kambing dan ayam milik korban yang ada di kebun telah terbakar, kemudian dipadamkan dengan alat seadanya. Tiga saudaranya itu kemudian merencanakan untuk melanjutkan pencarian pada besoknya.

“Lalu pada pukul 09.50 WIB, istri korban bernama Ismawati, menghubungi Aris untuk melaporkan bahwa suaminya belum juga pulang dan teleponnya tidak aktif. Aris kemudian kembali ke kebun korban dan menemukan bercak darah di parit dekat gubuk, serta sepeda motor korban jenis Honda Beat berada di dalam parit. Merasa ada yang janggal, Aris segera menghubungi keluarga dan kepala desa setempat,” kata Kapolres.

Sekitar pukul 11.00 WIB, kata Kapolres, keluarga korban melaporkan kepada Kepala Desa Sibungke, selanjutnya informasi tersebut diteruskan ke Polsek Rundeng. Mendapat laporan tersebut, pihak Kepolisian mendatangi lokasi dan melakukan pencarian di sekitar kebun sawit bersama warga, dan sekitar pukul 11.40 WIB, seorang warga bernama Irfan menemukan jenazah korban tertutup pelepah sawit. Ketika dibuka, tangan dan kaki korban terikat tali.

“Kemudian ada luka sayatan benda tajam di bagian wajah korban, dengan lebam pada badan dan punggung. Korban dipastikan meninggal di lokasi kejadian,” ujar Kapolres.

Sekitar pukul 13.13 WIB, Tim Inafis dari Polres Subulussalam tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah.

Jenazah kemudian dibawa ke RSUD kota Subulussalam untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian.

“Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelaku di balik kejadian ini,” kata Kapolres.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak Kepolisian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement