KABAR RAKYAT – Muhammad Tito Karnavian melakukan inspeksi ke Kabupaten Aceh Timur untuk meninjau langsung progres rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah tersebut.
Menteri Dalam Negeri yang juga menjabat Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera itu memulai kunjungan dengan melaksanakan salat Subuh bersama warga di Masjid Darussalihin, Aceh Timur, Aceh.
Selain meninjau lokasi terdampak, Tito juga menyalurkan bantuan kemasyarakatan dari Kementerian Dalam Negeri. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, serta perwakilan masyarakat.
Tito mengungkapkan, dari 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana, sejumlah daerah membutuhkan perhatian serius, antara lain Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.
“Di Aceh, dari 18 kabupaten/kota yang terdampak, kami melihat perlu atensi mulai dari Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya,” ujar Tito dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.
Ia merinci, dampak bencana di berbagai daerah tersebut cukup beragam, mulai dari kerusakan infrastruktur, endapan lumpur yang mengganggu permukiman, tersumbatnya saluran irigasi, hingga terputusnya akses jalan.
Menurut Tito, pemerintah bersama pihak terkait terus mengupayakan percepatan penanganan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
“Aceh Timur adalah salah satu daerah yang menjadi perhatian kita. Itu menunjukkan negara hadir untuk pemulihan pascabencana,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi agar masyarakat terdampak segera bangkit dan mendapatkan kembali layanan dasar secara optimal.


Komentar