KABAR DAERAH PERISTIWA
Beranda » Wanita Paruh Baya di Rantau Gedang Diterkam Buaya

Wanita Paruh Baya di Rantau Gedang Diterkam Buaya

Wanita Paruh Baya di Rantau Gedang Diterkam Buaya
Sejumlah warga melakukan pencarian korban di tepi sungai Rantau Gedang dan Teluk Rumbia. Foto : Ahmad Saidi

KABAR RAKYAT –  Seorang perempuan bernama Sawiyah (63), warga Desa Rantau Gedang, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, hilang diterkam buaya saat mengangkat bubu (perangkap udang) di pinggir sungai dekat permukiman warga Rantau Gedang dan Teluk Rumbia.

Korban diterkam buaya sekitar pukul 08:00 Wib, dan kejadian itu  pertama kali diketahui oleh anak korban. Selain itu, warga juga menemukan perahu korban dalam keadaan kosong hingga membuat warga setempat panik dan bertanya-tanya.

Meski Divonis Bebas, Status ASN Zulfikar di Pemko Langsa Belum Dipulihkan

Saat ini warga sedang melakukan pencarian menggunakan perahu mesin. Namun hingga saat ini pencarian belum juga membuahkan hasil.

“Nama korban adalah ibu Sawiyah berusia sekitar 63 tahun,”kata Camat Singkil, Khairudin saat melakukan siaran langsung melalui akun Facebook miliknya, Sabtu (8/2).

Komisi II DPR Minta Maaf Pilih Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Saat melakukan pencarian, kata Khairudin, buaya itu sempat timbul sebanyak tiga kali ke permukaan sungai dan warga melihat korban ada dalam mulut buaya.

Proses pencarian terus dilakukan dengan melibatkan sekitar 50 unit perahu mesin.

Pencarian dilakukan dengan menyisir pinggir sungai. Sesekali perahu berputar di lokasi yang disinyalir tempat korban tenggelam ditarik buaya dengan harapan buaya segera melepaskan tubuh korban. Tapi sayangnya upaya yang dilakukan belum membuahkan hasil.

Sekedar diketahui, pada Senin 27 Januari 2025 lalu kejadian serupa juga sempat terjadi di Desa  Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil.

Korban yang menjadi amukan buaya tersebut adalah Kaketek (55). Dia diterkam buaya saat mencari enceng gondok untuk pakan ternak bebeknya.

Kaketek selamat dari terkaman buaya tersebut, hanya saja harus mengalami luka gigitan di bagian tangan kanannya dan harus dijahit sebanyak 15 kali.

Tidak itu saja, akibat terkaman buaya tersebut, Kaketek juga mengalami kerugian jutaan rupiah lantaran kehilangan cincin emasnya pada saat menyelamatkan diri dari serangan buaya tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement