KABAR DAERAH PERISTIWA
Beranda » Warga Singkil Diterkam Buaya Saat Cari Enceng Gondok

Warga Singkil Diterkam Buaya Saat Cari Enceng Gondok

Warga Singkil Diterkam Buaya Saat Cari Enceng Gondok
Kondisi korban saat dilakukan perawatan di Puskesmas Singkil, Aceh Singkil, Senin (27/). (Dok: KR)

KABAR RAKYAT – Kaketek 55 tahun, Warga Desa Teluk Rumbia, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, diterkam buaya saat mencari enceng gondok untuk pakan bebek miliknya.

“Iya benar, Kaketek diserang buaya ketika sedang mengambil enceng gondok di seberang sungai Teluk Rumbia,” kata Keuchik Teluk Rumbia, Pahrul Razi kepada Kabar Rakyat, Senin (27/1) malam.

Meski Divonis Bebas, Status ASN Zulfikar di Pemko Langsa Belum Dipulihkan

Pahrul menyebutkan, sebelum kejadian itu korban berangkat menyeberangi sungai dari rumahnya menggunakan perahu sekitar 15.30 Wib. Setibanya di lokasi, korban langsung mengambil enceng gondok untuk pakan ternak bebeknya.

“Kemudian sekitar pukul 16.30 WIB, tiba-tiba buaya menerkam di bagian tangannya sebelah kanan. Beruntung beberapa masyarakat melihat kejadian itu dan langsung menghampiri korban,” ungkapnya.

Komisi II DPR Minta Maaf Pilih Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Akibat kejadian itu, sebut Pahrul, korban mengalami luka berat pada bagian tangan kanan yang harus dijahit sebanyak 15 jahitan.

Kata Pahrul, selain terluka pada bagian tanagan kanannya, korban juga kehilangan cincin emas seberat 2,5 gram.

Saat ini korban sudah di bawa ke Puskesmas Singkil untuk mendapat perawatan intensif. “Kondisi korban mulai membaik dan tidak terus kehilangan darah setelah mendapat perawatan medis petugas Puskesmas,” ujarnya.

Pahrul berharap, kepada Dinas terkait untuk segera peduli dan menangkap buaya tersebut serta dipindahkan ke daerah lain.

“Kita harapkan dinas terkait harus segera untuk mengeksekusi buaya tersebut, karena sudah ada warga yang menjadi korban,” katanya.

Sebab, lanjut Pahrul, warga di Desa Teluk Rumbia ini 99 persen memanfaatkan sungai tersebut untuk keperluan mandi, mencuci dan lain sebagainya. Apalagi jarak antara peristiwa dan permukaan sungai dengan Desa Teluk Rumbia tersebut sangat dekat yakni hanya sekitar 300 meter saja.

“Untuk itu kami berharap kepada Dinas terkait untuk segera mengambil langkah, agar tidak terjadi lagi korban-korban selanjutnya,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement