KABAR RAKYAT — Belum genap dua bulan dilantik, Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Wali Kota Muhammad Haikal Alfisyahrin, langsung menunjukkan janji kampanye mereka bukan sekadar slogan.
Jumat 11 Juli 2025, keduanya turun langsung ke sekolah-sekolah membagikan ribuan seragam gratis untuk siswa SD dan SMP di Kota Langsa.
Langkah ini menandai realisasi awal dari salah satu program unggulan bertajuk “Langsa Juara”, fokus pada pemerataan akses pendidikan dan pengurangan beban ekonomi masyarakat.
“Hari ini kami mulai mendistribusikan seragam gratis untuk seluruh siswa SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, di seluruh wilayah Kota Langsa,” tutur Jeffry, saat menyerahkan langsung seragam kepada siswa-siswi SD Negeri 1, SD Negeri 3, hingga SMP Negeri 9.
Tak hanya itu, sang wakil, Muhammad Haikal, juga menyambangi sejumlah sekolah, seperti SMP Negeri 5, SD Muhammadiyah, dan SD IT Almarhamah, dengan semangat serupa. Keduanya kompak mengenakan pakaian dinas dan topi Langsa Juara—merek yang sudah mulai hidup bukan hanya sebagai janji, tapi bukti.
Bukan Sekadar Baju, Tapi Simbol Kepedulian.
Adapun total seragam dibagikan mencapai 17.517 pasang, dengan rincian:
Jenjang SMP (Negeri/Swasta): 5.864 pasang
Kelas 1-2: 4.771 pasang
Kelas 3 (PIP, yatim-piatu, kurang mampu): 1.093 pasang
Jenjang SD (Negeri/Swasta): 11.653 pasang
Kelas 1-5: 10.842 pasang
Kelas 6 (PIP, yatim-piatu, kurang mampu): 811 pasang
Menurut Jeffry, program ini tidak hanya menyasar murid baru, tapi juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu dan penerima bantuan pemerintah.
“Seragam ini benar-benar gratis, tanpa pungutan apa pun.” Kata dia, kami juga menegaskan, untuk ke depannya, tidak boleh ada lagi sekolah menjual baju batik, olahraga, atau pramuka.
“Pendidikan gratis harus betul-betul dirasakan oleh rakyat,” tegas Jeffry di hadapan para guru dan wali murid.
Baju Baru, Harapan Baru
Di tengah hiruk-pikuk pembagian seragam, tampak mata-mata kecil berbinar menerima baju baru. Di salah satu sudut halaman SD Negeri 3, seorang anak perempuan memeluk erat baju barunya, dengan wajah sumringah. “Bajunya halus, warnanya bagus,” bisiknya malu-malu.
Bagi banyak orang tua, program ini berarti banyak. “Dulu tiap tahun harus keluar ratusan ribu cuma buat seragam. Sekarang kami sangat terbantu,” ujar seorang wali murid, sambil mengusap keringat dari wajahnya.
Jeffry dan Haikal berharap, semangat pendidikan dan keadilan sosial bisa terus tumbuh di Langsa. “Mohon doanya agar kami tetap konsisten menjalankan program ini setiap tahun, sampai masa jabatan kami berakhir. Ini bentuk nyata komitmen Langsa Juara,” pungkas Jeffry.
Turut hadir dalam penyerahan seragam itu, Plt Sekda Kota Suhartini, Kadis Kominfo Muzammil, Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Sofyan Hamid, serta para kepala sekolah, guru, dan wali.


Komentar