EKONOMI KABAR DUNIA
Beranda » Donald Trump Mulai Beri Tekanan Ketua Federal Reserve

Donald Trump Mulai Beri Tekanan Ketua Federal Reserve

Presiden AS Donald Trump berjalan bersama Jerome Powell yang saat itu calon Ketua Federal Reserve, di Gedung Putih di Washington, AS pada 2 November 2017. (Foto AFP)
Presiden AS Donald Trump berjalan bersama Jerome Powell yang saat itu calon Ketua Federal Reserve, di Gedung Putih di Washington, AS pada 2 November 2017. Foto : NICHOLAS KAMM / AFP.

KABAR RAKYAT – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai meningkatkan tekanannya terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk menurunkan suku bunga, selama pertemuan formal pertama mereka sejak kembalinya Trump ke Gedung Putih pada bulan Januari.

Trump, yang awalnya mencalonkan Powell untuk memimpin Bank Sentral pada tahun 2017, baru-baru ini meningkatkan kritiknya. Bahkan, Trump menuduh kepala Fed terlalu lambat menurunkan suku bunga dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Kejar Jalan Keluar Setelah Iran Beri Sinyal Positif

Selama pertemuan, Trump memberitahu Powell bahwa “Dia (Powell) sedang membuat kesalahan dengan tidak menurunkan suku bunga,” kata Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt dalam sebuah pengarahan pers usai pertemuan Trump dengan Powell, Kamis, 29 Mei 2025.

Dalam pertemuan itu, Trump berargumen dengan mempertahankan suku bunga yang tinggi menempatkan Amerika Serikat dalam “kerugian ekonomi” dibandingkan dengan negara-negara seperti China.

1.900 Kapal Dilaporkan Masih Tertahan di Selat Hormuz

Secara terpisah, Federal Reserve, mengatakan Powell telah membela independensi Bank Sentral dalam kebijakan moneter dan menegaskan keputusan suku bunga akan didasarkan sepenuhnya pada data ekonomi.

“Ketua Powell tidak membahas harapannya untuk kebijakan moneter, kecuali untuk menekankan bahwa arah kebijakan akan tergantung sepenuhnya pada informasi ekonomi yang masuk dan apa artinya untuk prospek,” kata Fed seperti dikutip dari Turkiye Today, Kamis, 29 Mei 2025.

Powell juga menekankan Komite Pasar Terbuka Federal akan mendasarkan keputusannya pada “Analisis yang cermat, objektif, dan non-politik,” tambah pernyataan itu.

The Fed telah mempertahankan suku bunga stabil dalam beberapa bulan terakhir dan saat ini sedang menunggu sinyal yang lebih jelas tentang inflasi dan tren pasar tenaga kerja.

Powell dan pejabat Fed lainnya telah berulang kali menegaskan pemotongan suku bunga hanya akan dilakukan ketika indikator ekonomi memerlukannya. (rzk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement