KABARRAKYAT.news – Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S. Putra resmi menutup Festival Santri Meuseuraya II Tahun 2026 di Masjid Agung Darul Falah, Minggu (28/6/2026). Penutupan ditandai dengan penyerahan trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang berbagai cabang perlombaan.
Dalam sambutannya, Jeffry menyampaikan apresiasi kepada panitia, dewan hakim, ulama, pimpinan dayah, relawan, sponsor, serta seluruh pihak yang telah menyukseskan festival tersebut.
Menurutnya, Festival Santri Meuseuraya bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi media pembinaan karakter sekaligus penguatan syiar Islam bagi generasi muda.
“Festival ini menjadi wadah untuk menanamkan nilai-nilai keislaman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” kata Jeffry.
Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Sementara bagi peserta yang belum menjadi juara, Jeffry meminta agar tetap semangat karena setiap proses merupakan bagian dari pembelajaran.
“Pemerintah Kota Langsa akan terus mendukung penyelenggaraan Festival Santri, termasuk dari sisi penganggaran, agar kegiatan ini semakin berkualitas dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Pada Festival Santri Meuseuraya II tahun ini, grup Nahdatul Ulya dari Gampong Teungoh berhasil meraih Juara I cabang Dalā’il Khairat kategori grup dengan nilai 92. Juara II diraih grup Masjid Agung Darul Falah dari Gampong Peukan Langsa, sedangkan Juara III diraih grup Al-Azhar dari Gampong Blang Seunibong.
Selain cabang Dalā’il Khairat, panitia juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang cabang Matan Taqrib, Fathul Qarib, Fathul Mu’in, Nazam Jauharah, dan Nazam Matan Sulam.
Jeffry berharap Festival Santri Meuseuraya terus berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
“Dengan mengucapkan Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Festival Santri Meuseuraya II Kota Langsa Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan ditutup,” ujar Jeffry menutup kegiatan.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua DPRK Langsa, unsur Forkopimda, Ketua MPU, MPD, MAA, para ulama, pimpinan dayah, kepala OPD, Kabag Kesra Setdakot Langsa, santri, serta ratusan masyarakat yang memadati Masjid Agung Darul Falah.
Editor: RAHMAD


Komentar