SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKLAN
TEKNOLOGI
Beranda » Google Perkenalkan Gemini 2.0 Flash Thinking, Ini Kelebihannya

Google Perkenalkan Gemini 2.0 Flash Thinking, Ini Kelebihannya

Google Perkenalkan Gemini 2.0 Flash Thinking, Ini Kelebihannya
Gemini 2.0 Flash Thinking. Ilustrasi.

KABAR RAKYAT – Google baru saja memperkenalkan model AI eksperimental terbaru bernama Gemini 2.0 Flash Thinking pada 19 Desember 2024. Teknologi baru ini dirancang untuk menjawab pertanyaan kompleks sekaligus memberikan penjelasan mendetail mengenai proses ‘pemikirannya’.

Seperti dikutip dari laporan The Verge dan 9to5Google, model ini digadang-gadang menjadi pesaing langsung dari model penalaran o1 milik OpenAI. Model ini, diklaim mampu menyelesaikan masalah dengan memecah instruksi menjadi tugas-tugas kecil, sehingga menghasilkan jawaban yang lebih akurat dan kuat. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk melihat langkah-langkah berpikir model secara eksplisit, sesuatu yang sebelumnya jarang ditawarkan oleh model AI lainnya.

Trump Tarik Bos Meta Hingga Nvidia ke Lingkar Dalam Gedung Putih, Arah Kebijakan AI AS Kian Dikuasai Raksasa Teknologi

Dalam sebuah unggahan di platform X, Kepala Ilmuwan Google DeepMind Jeff Dean menjelaskan bahwa model ini “dilatih untuk menggunakan pemikiran untuk memperkuat penalarannya” sekaligus memanfaatkan kecepatan yang dimiliki oleh model Gemini Flash 2.0. Demo yang dibagikan Dean menunjukkan bagaimana Gemini 2.0 Flash Thinking menyelesaikan masalah fisika dengan ‘berpikir’ melalui serangkaian langkah sebelum memberikan solusi.

Sementara itu, Product Lead Google Logan Kilpatrick juga menampilkan kemampuan model ini dalam memecahkan masalah yang melibatkan elemen visual dan tekstual. “Ini hanyalah langkah pertama dalam perjalanan kami menuju pengembangan penalaran,” kata dia.

Menkomdigi: AI Ciptakan 90 Juta Lapangan Kerja Baru, Bukan Ancaman

Google menyebut Gemini 2.0 Flash Thinking adalah bagian dari keluarga Gemini 2.0, yang telah mengalami pembaruan signifikan. Kilpatrick menyebuf model ini sebagai langkah awal dalam perjalanan penalaran Google, dengan tujuan untuk menciptakan AI yang semakin ‘agentic’.

Sebagai bagian dari pengembangannya, Google telah menyediakan model ini di Google AI Studio, memungkinkan pengguna untuk mencoba langsung dan melihat proses penalarannya secara real-time. Fitur “Expand to view model thoughts” memungkinkan pengguna memahami cara model bekerja sebelum memberikan jawaban akhir.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement