KABAR RAKYAT – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto mengajak Perdana Menteri (PM) Laos untuk memerangi kasus internasional mulai dari perdagangan manusia (TPPO) hingga narkoba.
Hal itu disampaikan oleh Presiden RI disela-sela rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-46 ASEAN.
Pertemuan kedua pemimpin itu berlangsung di Ruang Meeting, Kuala Lumpur Centre (KLCC), Malaysia. Pertemuan itu menjadi pertemuan yang penting untuk memperkuat hubungan bilateral serta kerja sama di berbagai bidang strategis.
“Yang mulia mungkin masih ingat kunjungan saya terakhir ke Laos. Saat itu saya belum menjadi Presiden, tetapi sebagai Presiden Terpilih. Saya sangat berterima kasih atas sambutannya yang sangat baik saat itu,” ujar Prabowo seperti dikutip dari Biro Sekretariat Presiden, Selasa, 27 Mei 2025.
Dikesempatan itu, Dirinya menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Laos dalam memimpin ASEAN pada periode sebelumnya. Prabowo dengan tegas mengatakan Indonesia komitmen untuk terus bekerja sama sebagai bagian dari ASEAN dan juga mendukung kepemimpinan Malaysia.
Lalu, Prabowo menekankan hubungan bilateral Indonesia dan Laos selama ini terjalin dengan sangat baik. Walaupun demikian, Mantan Menteri Pertahanan (Menhan RI) dieara Presiden RI Joko Widodo itu menilai perlu ada upaya lebih lanjut untuk emningkat volume perdagangan kedua negara.
Oleh karenanya, Prabowo mengatakan Indonesia siap bekerja sama di berbagai sktor potensial. Sementara diisu keamanan regional, Presiden RI juga menyoroti pentingnya kerja sama dalam memerangi kejahatan transnasional, perdagangan narkoba, perdagangan manusia, serta penipuan dan perjudian online.
“Saya piker jika kita bekerja sama, saya yakin akan sangat bermanfaat bagi kedua negara,” tuturnya. (rzk)


Komentar