SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKLAN
KEPRI
Beranda » Puluhan Nama Wartawan Pelalawan Diduga Dicatut dalam Pembagian Uang

Puluhan Nama Wartawan Pelalawan Diduga Dicatut dalam Pembagian Uang

Foto Ilustrasi

 

KABARRAKYAT.news — Sejumlah wartawan di Kabupaten Pelalawan mengaku namanya dicatut dalam daftar penerima uang yang diduga berasal dari pihak yang disebut-sebut sebagai pengelola bisnis BBM subsidi.

Dump Truk Bawa Solar Ditetapkan sebagai Barang Temuan oleh Polres Pelalawan

Dugaan tersebut mencuat setelah beredar informasi mengenai adanya pemberian uang sebesar Rp10 juta kepada seorang berinisial RSJ. Uang tersebut disebut-sebut kemudian dibagikan kepada sejumlah wartawan dengan nominal sekitar Rp200 ribu per orang.

Namun, informasi mengenai aliran uang tersebut belum dapat dipastikan secara independen. Pihak yang disebut sebagai penerima dan pembagi uang juga membantah telah mencatut nama wartawan.

YLBH AKA Desak Pemkab Aceh Barat Tertibkan Truk Material, Jangan Tunggu Korban Berjatuhan

Sejumlah wartawan yang dikonfirmasi mengaku namanya tercantum dalam daftar penerima, meski mereka menyatakan tidak pernah menerima uang tersebut.

Salah seorang wartawan mengaku sempat ditawari uang senilai Rp200 ribu. Namun, tawaran tersebut ditolaknya setelah mengetahui uang itu disebut berasal dari seseorang berinisial K.

“Saya dihubungi dan disuruh mengambil uang Rp200 ribu. Ketika saya tanya uang itu dari mana, dijawab dari K. Karena itu saya tidak jadi mengambilnya,” ujarnya, Senin (25/8/2026).

Wartawan lainnya juga mengaku keberatan karena namanya disebut dalam daftar penerima uang, padahal dirinya tidak pernah menerima uang tersebut.

Ia mengaku telah mengonfirmasi persoalan tersebut langsung kepada RSJ. Menurutnya, jawaban yang diterima tidak memberikan penjelasan yang memadai mengenai asal-usul daftar tersebut.

Hal serupa disampaikan KH, wartawan media online di Pelalawan. Ia mengaku telah meminta klarifikasi kepada RSJ terkait pencantuman namanya sebagai penerima uang Rp200 ribu.

“Saya sudah tanya langsung. Jawabannya berbelit-belit dan banyak alasan,” kata KH.

Sementara itu, seorang wartawan berinisial A mengaku merasa dirugikan karena namanya dikaitkan dengan penerimaan uang tersebut.

“Tidak ada, Bang. Itu fitnah. Bantu saja buat rilis berita agar persoalan ini bisa diklarifikasi,” ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pemberitaan di media online menyebut adanya dugaan pemberian uang kepada wartawan yang dikaitkan dengan pihak-pihak yang disebut menjalankan bisnis BBM subsidi.

Informasi tersebut kemudian berkembang dengan munculnya dugaan bahwa uang Rp10 juta diberikan kepada RSJ untuk kemudian dibagikan kepada sejumlah wartawan.

Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan mengklaim bahwa pemberian uang tersebut dimaksudkan untuk meredam pemberitaan terkait aktivitas distribusi BBM subsidi. Namun, klaim tersebut belum disertai bukti transaksi atau dokumen yang dapat diverifikasi secara independen.

Ketika dikonfirmasi, RSJ yang mengaku sebagai wartawan media Sekoci24.co sekaligus ketua salah satu organisasi profesi wartawan di Pelalawan membantah tudingan tersebut.

“Tidak ada saya mencatut nama wartawan mana pun. Semua itu tidak benar,” kata RSJ.

Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat bukti yang dapat diverifikasi secara independen mengenai adanya pembagian uang Rp10 juta maupun keterlibatan seluruh nama wartawan yang disebut dalam informasi tersebut.

Redaksi juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan ini untuk memberikan klarifikasi atau hak jawab sesuai prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.( Sona)

Editor: RAHMAD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
× Advertisement