ACEH TIMUR, KABAR RAKYAT — Pascabanjir yang melanda wilayah Aceh Timur, jajaran Polres Aceh Timur menggelar tausiyah dan doa bersama di Masjid Babuttaqwa Polres Aceh Timur, Kamis (8/1/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mental dan spiritual personel dalam menghadapi situasi pascabencana.
Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, menegaskan bahwa bencana banjir harus dimaknai sebagai ujian sekaligus pengingat untuk meningkatkan kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Bencana adalah ujian dari Allah SWT. Melalui doa bersama ini, kita berharap wilayah hukum Polres Aceh Timur segera pulih. Personel juga diharapkan tetap kuat dan konsisten dalam melindungi, mengayomi, serta melayani masyarakat,” ujar Irwan.
Ia menambahkan, Polres Aceh Timur akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga melalui kepedulian sosial pascabencana.
Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Junaidi Ilyas asal Lhoksukon, Aceh Utara. Dalam ceramahnya, ustadz yang akrab disapa Uje itu menekankan pentingnya kesabaran sebagai fondasi utama dalam menghadapi musibah.
“Kunci menghadapi ujian adalah sabar. Nilai spiritual ini harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas kepolisian, agar Polri semakin presisi, humanis, dan benar-benar hadir sebagai pelindung serta pelayan masyarakat,” ujar Ustadz Junaidi.
Tausiyah dan doa bersama ini diharapkan menjadi energi positif bagi seluruh personel Polres Aceh Timur dalam menjalankan tugas pengabdian pascabencana banjir.
Laporan Kabiro Aceh Timur: RAZALI


Komentar