LAMPU NG TIMUR, KABAR RAKYAT — Ajang pencarian prestasi bagi murid Pencak Silat Kesti TTKDH (Kesenian Tari dan Silat Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir) di Negeri Katon, Kecamatan Marga Tiga, berlangsung meriah, Minggu (16/11/2025). Kegiatan ini dihadiri Ketua TTKDH Lampung Timur, perwakilan IPSI Provinsi Lampung, tokoh pemuda, serta para dewan guru dari berbagai padepokan.
Para pesilat cilik, baik putra maupun putri, menampilkan ragam jurus dan tarian silat, termasuk permainan golok dan kembangan. Sejumlah peserta juga membawakan gerak tunggal baku sebagaimana standar O2SN.
Ketua TTKDH Lampung Timur, M. Yusuf H.R, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, ajang ini tidak hanya menjadi ruang bagi anak-anak untuk berprestasi, tetapi juga sarana menumbuhkan kecintaan terhadap seni bela diri tradisional.
“Saya berharap seni bela diri TTKDH dapat terus dipertahankan dan dilestarikan. Menjaga warisan leluhur adalah kewajiban dan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Salah satu juri, Amaryasir, menyampaikan bahwa penilaian peserta didasarkan pada sejumlah kriteria, seperti ketepatan hafalan jurus dan kerapian seragam.
Sementara itu, Ketua IPSI TTKDH se-Lampung, Hasim Wijaya Kusuma, berharap pemerintah daerah memberi perhatian lebih kepada para pesilat di Lampung Timur, khususnya komunitas TTKDH, agar seni budaya warisan leluhur ini terus berkembang. (W Arianto)


Komentar