SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IKLAN
LAMPUNG
Beranda » Puskesmas Tanjung Harapan Bentuk Tim First Aider Kesehatan Mental di Dua SMP Lampung Timur

Puskesmas Tanjung Harapan Bentuk Tim First Aider Kesehatan Mental di Dua SMP Lampung Timur

KABARRAKYAT.news – Puskesmas Tanjung Harapan menggelar kegiatan Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) di SMP Negeri 1 Marga Tiga dan SMP PGRI 1 Marga Tiga, Kabupaten Lampung Timur, Selasa (4/8/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya promotif dan preventif untuk memperkuat kesehatan jiwa remaja di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Puskesmas Tanjung Harapan mendorong terbentuknya First Aider P3LP di sekolah sebagai garda terdepan dalam memberikan pertolongan awal bagi siswa yang mengalami persoalan psikologis.

Ketua IWO Lampung Timur Desak APH Usut Dugaan Pungutan Dana P3A

Program ini dilaksanakan sebagai respons terhadap meningkatnya tantangan kesehatan mental yang dihadapi remaja, mulai dari tekanan akademik, perundungan (bullying), konflik keluarga, hingga perubahan emosi yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis dan perilaku peserta didik.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dari Puskesmas Tanjung Harapan memberikan edukasi kepada guru, wali kelas, dan siswa mengenai pengenalan luka psikologis, jenis-jenis gangguan yang kerap dialami remaja, serta tanda-tanda awal siswa yang membutuhkan pendampingan atau bantuan psikologis.

Mediasi Tanah Wakaf Masjid Nurul Mukmin Negeri Tua Berakhir dengan Kesepakatan

Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah pertolongan pertama secara psikologis agar dapat memberikan dukungan awal sebelum siswa mendapatkan penanganan lebih lanjut dari tenaga profesional.

Sebagai tindak lanjut, sekolah akan menyosialisasikan materi P3LP kepada seluruh tenaga pendidik, membentuk Tim P3LP, menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan masalah psikologis di sekolah, serta membentuk Kader First Aider yang melibatkan siswa-siswi perwakilan kelas VII dan VIII.

Kader tersebut diharapkan mampu menjadi teman sebaya yang peka terhadap kondisi psikologis teman-temannya sekaligus membantu menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap kesehatan mental.

Puskesmas Tanjung Harapan juga mengajak seluruh warga sekolah membangun budaya yang aman, nyaman, dan bebas stigma terhadap persoalan kesehatan mental. Para siswa diimbau untuk saling mendukung, menghindari tindakan perundungan, serta tidak ragu melapor kepada guru atau tenaga kesehatan apabila mengalami maupun mengetahui adanya masalah psikologis di lingkungan sekolah.

Melalui program ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental di kalangan remaja semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan belajar yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal. (Wanda)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
× Advertisement