JAKARTA, KABAR RAKYAT – Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman Haji Uma, atau biasa disapa Haji Uma, bertemu dengan General Manager (GM) PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Eddi Saputra, untuk membahas persoalan kelistrikan di Aceh, termasuk blackout beberapa waktu lalu dan isu sosial di sekitar wilayah operasional PLN, Jumat (22/11/2025).
“Kejadian blackout seperti yang terjadi di Aceh kemarin harus menjadi perhatian serius. Dengan hadirnya putra Aceh memimpin PLN, kami berharap masalah-masalah ini bisa segera diatasi dan tidak terulang lagi,” ujar Haji Uma.
Dalam pertemuan itu, Haji Uma menyoroti kendala teknis, seperti kekurangan pasokan arus dan jaringan, serta persoalan sosial di beberapa daerah, termasuk Meulaboh dan Nagan Raya, terkait pencemaran lingkungan dan dampaknya terhadap masyarakat. Ia menekankan, “PLN dan masyarakat harus berjalan beriringan, karena masyarakat menjadi pagar dan pendukung utama dalam menjaga sistem kelistrikan.”
Haji Uma juga menegaskan komitmennya sebagai anggota Komite I DPD RI untuk mendukung peningkatan kualitas kelistrikan Aceh melalui jalur politik, hukum, dan keamanan.
Sementara itu, GM PLN Aceh, Eddi Saputra, menyambut masukan tersebut dan menjelaskan sejumlah program strategis untuk memperkuat sistem kelistrikan, termasuk pembangunan transmisi Tapaktuan–Subulussalam, Sigli–Pangkalan Susu, serta penguatan sistem di wilayah Sigli. “Dukungan dari anggota DPD, DPR, dan semua elemen sangat kami harapkan agar peningkatan keandalan kelistrikan Aceh berjalan optimal,” katanya.
Selain membahas program kelistrikan, Haji Uma menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Eddi Saputra sebagai GM PLN Aceh. “Semoga dengan kepemimpinan putra Aceh, layanan kelistrikan dapat mengalami perbaikan signifikan dan lebih dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya.


Komentar