KABAR RAKYAT — Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa memaparkan rencana pembangunan Gedung Pelayanan Akademik Terpadu dalam forum reviu usulan Proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas, Kamis (20/2), di Aula Hotel Aviary Bintaro.
Rektor IAIN Langsa, Prof. Dr. H. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, didampingi Wakil Rektor II Dr. T. Wildan, menyampaikan kesiapan teknis dan administratif pembangunan, termasuk aspek manajemen risiko.
Dalam paparannya, Ismail Fahmi menyebut pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi sistem layanan akademik menuju model layanan terpadu atau one stop academic services yang efisien dan transparan.
“Pembangunan Gedung Pelayanan Akademik Terpadu ini merupakan investasi strategis negara dalam penguatan tata kelola layanan pendidikan tinggi keagamaan. Kami telah menyiapkan seluruh aspek perencanaan dan manajemen risiko secara komprehensif,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen melaksanakan pembangunan secara profesional, tepat waktu, tepat mutu, dan akuntabel.
IAIN Langsa, lanjut dia, telah menyiapkan dokumen perencanaan teknis atau detail engineering design (DED), memastikan status lahan dalam kondisi clear and clean, menyusun jadwal konstruksi yang terukur, serta melakukan mitigasi terhadap potensi risiko, termasuk kemungkinan keterlambatan dan risiko kebencanaan.
Melalui dukungan dan sinergi lintas kementerian, diharapkan proyek pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan guna meningkatkan kualitas layanan akademik bagi mahasiswa dan pemangku kepentingan lainnya.


Komentar