LANGSA, KABAR RAKYAT — Universitas Samudra (Unsam) mempercepat transformasi digital tata kelola kampus dengan menerapkan tiga sistem informasi terintegrasi, menyusul meningkatnya Indikator Kinerja Utama (IKU) dari delapan menjadi 11 indikator.
Langkah tersebut ditandai dengan sosialisasi Sistem Informasi Kepegawaian, Sistem Informasi E-Surat, dan Sistem Informasi Tugas Akhir Mahasiswa yang digelar Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) di Aula Gedung Rektorat Unsam, Selasa (13/1/2026).
Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama Unsam, Zulfan, yang mewakili Rektor Prof. Dr. Ir. Hamdani, menegaskan bahwa digitalisasi bukan sekadar modernisasi sistem, melainkan kebutuhan strategis untuk memastikan target kinerja institusi tercapai.
“Bertambahnya IKU menuntut tata kelola yang lebih rapi, cepat, dan terukur. Tanpa sistem digital yang terintegrasi, capaian kinerja akan sulit dikendalikan,” kata Zulfan.
Menurut dia, pembenahan administrasi berbasis teknologi juga menjadi instrumen penting untuk menekan pemborosan anggaran serta menutup celah ketidaktertiban layanan akademik dan nonakademik.
“Digitalisasi ini diarahkan untuk memastikan proses berjalan efektif, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPA TIK Unsam Ahmad Ihsan menjelaskan, Sistem Informasi Kepegawaian berbasis single sign-on memungkinkan pemantauan data sumber daya manusia secara real time. Adapun Sistem Informasi E-Surat dirancang untuk menertibkan alur disposisi surat, sedangkan Sistem Informasi Tugas Akhir Mahasiswa digunakan untuk mengawasi progres penyelesaian tugas akhir secara sistematis.
“Ketiga sistem ini disiapkan sebagai alat kontrol dan evaluasi kinerja, bukan sekadar layanan administratif,” kata Ahmad Ihsan.
Penerapan sistem informasi terintegrasi ini diharapkan memperkuat kontrol manajerial, mendorong pencapaian IKU, sekaligus meningkatkan daya saing Universitas Samudra di tengah persaingan perguruan tinggi yang kian ketat.
Editor: Rahmad


Komentar