PENDIDIKAN
Beranda » Unsam Terjunkan Ratusan Mahasiswa KKN Kemanusiaan Pascabanjir, Empat Kampus Bersinergi Pulihkan Warga

Unsam Terjunkan Ratusan Mahasiswa KKN Kemanusiaan Pascabanjir, Empat Kampus Bersinergi Pulihkan Warga

Unsam Terjunkan Ratusan Mahasiswa KKN Kemanusiaan Pascabanjir, Empat Kampus Bersinergi Pulihkan Warga
Unsam Terjunkan Ratusan Mahasiswa KKN Kemanusiaan Pascabanjir, Empat Kampus Bersinergi Pulihkan Warga. (Dok Humas)

LANGSA, KABAR RAKYAT – Universitas Samudra (Unsam) menegaskan peran perguruan tinggi dalam pemulihan pascabencana dengan menggelar pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kemanusiaan Kolaborasi Empat Universitas. Kegiatan ini menjadi langkah konkret sinergi lintas kampus dalam mendampingi masyarakat terdampak banjir besar yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah Sumatra akhir 2025 lalu.

Pembekalan berlangsung di Gedung Multiguna Unsam, Jumat (9/1/2026), melibatkan mahasiswa dari Unsam, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta.

Unsam–UMSU Teken MoU, Jangan Lagi Sekadar Seremoni Kampus

Rektor Universitas Samudra Prof. Dr. Ir. Hamdani, menegaskan, KKN Kemanusiaan bukan sekadar program akademik rutin, melainkan respon langsung terhadap krisis kemanusiaan akibat bencana banjir yang melumpuhkan sendi kehidupan masyarakat.

“Wilayah terdampak kini memasuki fase transisi menuju rehabilitasi dan rekonstruksi. Mahasiswa harus hadir sebagai pendamping masyarakat, membantu memulihkan semangat, serta mendorong kebangkitan sosial dan ekonomi pascabencana,” tegas Hamdani.

IAIN Langsa Paparkan Rencana Pembangunan Gedung Layanan Akademik dalam Reviu SBSN 2026

Ia mengingatkan seluruh peserta KKN untuk bekerja terukur, terkoordinasi dengan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta menjaga integritas dan nama baik institusi selama berada di tengah masyarakat.

Dari UNY, sebanyak 110 mahasiswa diterjunkan sebagai wujud solidaritas kemanusiaan. Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNY Prof. Guntur, menyebut keterlibatan mahasiswa tidak berhenti pada pengabdian lapangan, tetapi juga diikuti kebijakan keberpihakan kampus.

“UNY memberikan keringanan UKT dan bantuan biaya hidup bagi mahasiswa dari wilayah terdampak bencana. Ini bagian dari tanggung jawab moral dan sosial perguruan tinggi,” ujarnya.

Kepala LPPM Unsam Dr. Iswahyudi, mengungkapkan, total peserta KKN Kemanusiaan Kolaborasi mencapai 356 mahasiswa, terdiri atas 241 mahasiswa Unsam, 110 mahasiswa UNY, dan 5 mahasiswa Untirta. Sementara 22 mahasiswa UPN Veteran Jakarta dijadwalkan menyusul bergabung pada awal Februari.

KKN Kemanusiaan akan berlangsung selama satu bulan, 10 Januari–10 Februari 2026, dengan fokus lokasi di Kabupaten Aceh Tamiang. Mahasiswa ditempatkan di tiga kecamatan terdampak, yakni Manyak Payed (9 desa), Bendahara (10 desa), dan Karang Baru (5 desa), dengan komposisi sekitar 15 mahasiswa per desa dari berbagai universitas.

Pembekalan ditandai dengan penyematan atribut peserta dan prosesi peusijuk. Materi disampaikan oleh jajaran pimpinan Unsam, unsur LPPM, serta aparat TNI dari Kodim 0117 Aceh Tamiang, menekankan kesiapsiagaan bencana, etika pengabdian, dan keselamatan di lapangan.

Melalui program ini, Unsam menargetkan kehadiran mahasiswa tidak berhenti pada simbol kepedulian, tetapi benar-benar berdampak pada pemulihan sosial masyarakat terdampak sekaligus memperkuat kolaborasi strategis antarperguruan tinggi dalam kerja-kerja kemanusiaan.

Editor: Rahmad

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement