Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, mengajak semua kalangan untuk menyebarkan aura positif dan memperkuat harmonisasi di Aceh.
Menurutnya, sudah waktunya bagi masyarakat Aceh untuk meninggalkan isu-isu disharmoni dan berfokus pada pembangunan.
“Saat ini bukan lagi waktu membahas disharmoni atau disintegrasi, melainkan waktu untuk membangun dan memperkuat harmonisasi,” kata Irjen Marzuki di Banda Aceh.
Irjen Marzuki menekankan pentingnya kolaborasi Pentahelix di Aceh, yang melibatkan lima elemen utama: pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media. Kolaborasi ini bertujuan untuk mencapai kesejahteraan Aceh dan membangun masyarakat yang damai, sejahtera, dan saling menghormati.
Beliau juga menyebutkan contoh historis harmonisasi di Aceh, seperti era Kesultanan Aceh di bawah kepemimpinan Sultan Iskandar Muda. Di bawah kepemimpinannya, Kesultanan Aceh mencapai puncak kejayaannya dan menjadi kerajaan terluas dan terkaya di kawasan Selat Malaka.
Irjen Marzuki juga menekankan pentingnya harmonisasi untuk menciptakan persatuan, mengurangi konflik, membangun masyarakat yang inklusif, dan meningkatkan efisiensi. “Dengan demikian, investasi akan masuk, pabrik-pabrik terbangun, dan ekonomi meningkat. Kemiskinan dan pengangguran berkurang,” katanya.


Komentar