SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Advertisement
KABAR DAERAH KRIMINAL
Beranda » Awas, Uang Palsu Mulai Beredar di Lhokseumawe

Awas, Uang Palsu Mulai Beredar di Lhokseumawe

Awas, Uang Palsu Mulai Beredar di Lhokseumawe
Wanita berinisial NA warga Desa Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara. Foto : Polsek Banda sakti

KABAR RAKYAT – Peredaran uang palsu mulai meresahkan. Setelah terbongkarnya kasus uang palsu di kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan yang cukup menggemparkan public, kini uang palsu mulai masuk ke kota Lhokseumawe.

Barawal dari tertangkapnya seorang wanita berinisial NA (44 tahun), warga Desa Alue Dua, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara yang. NA diamankan polisi di Suzuya Mall Lhokseumawe saat diduga sedang melancarkan aksinya.

Dek Fadh Minta Kerja Sama Pemkab agar Pembangunan Huntap Tuntas pada 2027

Kapolsek Banda Sakti Iptu Zul Akbar mengatakan bahawa NA diamankan pada Jumat, 27 Desember 2024 sekira pukul 17.00 WIB. Ia diduga mengedarkan uang palsu pecahan Rp 100 ribu, dan melakukan transaksi di beberapa gerai mall tersebut.

“terjadi ketika seorang petugas kasir Mall Suzuya mencurigai uang yang digunakan oleh NA. Setelah diperiksa menggunakan sinar UV, uang tersebut diketahui tidak punya logo Bank Indonesia (BI). Sehingga dinyatakan palsu, kemudian petugas melaporkan hal ini kepada pihak Polsek Banda Sakti,” bebernya Minggu (29/12).

Divonis Seumur Hidup, Seorang Napi Lapas Narkotika Langsa Berhasil Kabur

Pelaku diamankan di gerai JCO Mall Suzuya. Sebelum diamankan pelaku sempat mencoba membuang beberapa lembar uang palsu itu ke dalam toilet.

Berdasarkan penggeledahan awal, kata Zul, ditemukan 15 lembar uang palsu di dompet pelaku. Selain itu juga ditemukan uang palsu itu tersebar di gerai JCO, Colden Ice, dan kasir utama mall tersebut.

“Secara keseluruhan ditemukan 19 lembar uang palsu pecahan Rp 100 ribu beserta beberapa struk pembayaran. Saat ini belaku dan barang bukti telah diserahkan ke Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Lhokseumawe untuk penyelidikan lebih lanjut. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama di pusat perbelanjaan,” Iptu Zul Akbar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×