KABAR RAKYAT -Sebanyak 400 personel Kementerian Kelauatan dan Perikanan (KKP) yang terdiri dari 300 pegawai Ditjen PSDKP dan 100 Taruna Poltek AUP diterjunkan untuk melakukan pembongkaran pagar laut di Tangerang sepanjang 30 kilometer.
Pembongkaran oleh Ditjen PSDKP KKP bekerjasama dengan aparat TNI AL, Polairud, Bakamla, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kemenhub, dan sekitar 1.000 nelayan, Rabu (22/1).
“Hari ini kita lakukan apel kesiapan personel dan materil untuk melakukan pembongkaran pagar laut besok. Sudah saya cek, pasukan yang akan turun ke lapangan yakni 300 Awak Kapal Pengawasdan dan 100 Taruna Poltek AUP,” kata Pung,” saat apel gelar pasukan di Pangkalan PSDKP Muara Baru, Jakarta Utara.
Sarana yang digunakan untuk melakukan pembongkaran laut antara lain 4 unit kapal pengawas, 2 RIB, 1 Sea Rider, 1 TugBoat, dan 204 kapal Nelayan.
Pung menegaskan, personel Ditjen PSDKP KKP akan bahu membahu dengan aparat, TNI AL, Bakamla, Polairud, KPLP, dan nelayan setempat.
”Ini merupakan sinergi dan kolaborasi antara seluruh unsur KKP, TNI AL, Bakamla, Polri, KPLP (Kemenhub), dan nelayan sebagai wujud nyata laut sebagai pemersatu Bangsa. Kita bersatu untuk segera menyelesaikan permasalahan pagar laut ini,” seru Pung.
Terjunnya 204 kapal nelayan bersama 1.000 nelayan setempat, tandas Pung, menunjukan Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan laut sangat tinggi.
”Saya minta kita bersama-sama hadir hadir dengan rakyat, hadir di pagar laut Tangerang untuk membersihkan pagar laut yang menutup akses nelayan keluar masuk. Kita buka supaya nelayan tidak terganggu aktivitasnya,” jelas Pung.
Dengan jumlah yang besar, ucap dia, saya yakin pekerjaan ini akan cepat selesai, tidak ada lagi yang mengganggu laut, tidak ada lagi yang memagari laut di seluruh pantai-pantai di wilayah Republik Indonesia.
”Laut adalah milik kita bersama, laut adalah pemersatu bangsa. Jaga laut kita untuk kesejahteraan rakyat indonesia terutama untuk kesejahteraan nelayan. Masyarakat juga bisa masuk ke laut dengan bebas, tidak terhalangi pagar,” imbuh Pung.(RR)


Komentar