NASIONAL PERISTIWA
Beranda » Mahasiswa UIN Tuntut Rektor Mundur Buntut Dugaan Peredaran Uang Palsu

Mahasiswa UIN Tuntut Rektor Mundur Buntut Dugaan Peredaran Uang Palsu

Mahasiswa UIN Tuntut Rektor Mundur Buntut Dugaan Peredaran Uang Palsu
Mahasiswa UIN desak rektor mundur. Foto (Ist).

KABAR RAKYAT -Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar menggeruduk rektorat buntut terungkapnya dugaan sindikat uang palsu beroperasi di dalam kampus. Massa menuntut Rektor UIN Alauddin Makassar Hamdan Juhannis mundur dari jabatannya lantaran dianggap lalai melakukan pengawasan.

Mahasiswa awalnya berkumpul di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Selanjutnya massa melakukan aksi long march.

Komisi II DPR Minta Maaf Pilih Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman

Massa terlihat mendatangi sejumlah fakultas, seperti Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Sains dan Teknologi, dan beberapa fakultas lainnya. Mahasiswa dari berbagai fakultas tersebut kemudian bergabung dengan massa aksi.

Selanjutnya massa melanjutkan long march mereka ke depan gedung rektorat kampus. Massa pun menyuarakan tuntutannya.

Dua Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Kejar Jalan Keluar Setelah Iran Beri Sinyal Positif

Koordinator Aksi, Reski menyinggung kasus sindikat uang palsu ini turut mengundang kritik dari salah satu guru besar UIN Alauddin Makassar. Sementara pihaknya turun ke lapangan dalam upaya meminta rektor mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Kami berangkat dari ultimatum salah satu guru besar di UIN Alauddin Makassar, Prof Qasim Mathar. Dia mengatakan rektor harus bertanggung jawab atas permasalahan hari ini (sindikat uang palsu di kampus). Olehnya itu kami sebagai mahasiswa yang peduli menuntut rektor mengundurkan diri,” kata Reski.

Lebih lanjut Reski berpesan ke pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini secara terang benderang. Diketahui, pihak kepolisian belum cukup terbuka dalam memberikan penjelasan terkait terungkapnya sindikat uang palsu di dalam kampus.

“Kami akan konsolidasi lagi, akan turun aksi di Polda atau Polres Gowa sebagai pesan tidak ada yang boleh main-main atas segala permasalahan yang hadir di UIN Alauddin Makassar,” katanya.

Hingga saat ini massa aksi masih melakukan unjuk rasa di depan rektorat UIN Alauddin Makassar. Tampak sejumlah sekuriti kampus berjaga di sekitar massa aksi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement